Pacitan

Dindik Upayakan Rehabilitasi SDN Ngadirejan Tahun Depan

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Upaya memperbaiki bangunan SDN Ngadirejan, Pacitan, yang rusak berat masih gelap. Meski mengklaim skala prioritas, dinas pendidikan (dindik) setempat belum bisa memastikan ada tidaknya rehabilitasi tahun depan. ‘’Kami usahakan perbaikan (masuk APBD 2020),’’ kata Kepala Dindik Pacitan Daryono Rabu (27/11).

Tiga ruang kelas sebagai tempat belajar-mengajar 78 siswa dikosongkan sejak dua bulan lalu. Dinding kelas IV-A dan IV-B retak dan usuk atap kelas VI-A patah. Demi keselamatan, mereka dipindah ke aula dan ruang simpan peralatan karawitan. Ruang darurat yang membuat puluhan siswa tidak nyaman belajar. ‘’Dinding kelas I juga retak,’’ ungkap Kepala SDN Ngadirejan Kamadi.

Kamadi urung mengosongkan kelas I karena menilai kerusakannya belum parah. Sebanyak 26 siswa masih menempatinya. Namun, dia mengakui ada perasaan waswas keretakan semakin parah. Sebagaimana yang terjadi pada tiga kelas yang telah dikosongkan. ‘’Kalau retaknya membesar, anak-anak akan dipindah,’’ ujarnya.

Retakan dinding kelas I nyaris serupa dengan dinding pembatas kelas IV-A dan IV-B. Bentuknya memanjang dari pangkal dinding hingga atap. ‘’Laporan kondisi kerusakan ini sudah ditanggapi dinas terkait. Tapi belum tahu kapan direnovasi,’’ ucapnya sambil berharap rehabilitasi bisa tahun depan. (den/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button