Ponorogo

Dindik Akui Keterlambatan Perbaikan Kelas Rusak

PONOROGO  – Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo mengakui, perbaikan kelas rusak di SDN 1 Karangjoho molor. Tersebab banyak sekolah yang mengajukan bantuan. Tindak lanjut perbaikan harus antre.

Kadindik Ponorogo Tutut Erliana meminta bersabar. Selain antre pengajuan proposal, pihak sekolah tidak memasukkan dalam data pokok pendidikan. Sehingga pemerintah pusat tidak dapat mengakses data kerusakan ruang tersebut. ‘’Sebenarnya bisa diperbaiki dengan DAK, tapi tidak dimasukkan dapodik. Itu juga kan salah mereka sendiri,’’ katanya.

Karena pintu anggaran dari DAK tertutup, rencana perbaikan ruang kelas III itu bakal diambilkan dana alokasi umum (DAU). Dindik pun tetap memprioritaskan perbaikan salah satu SDN di Badegan tersebut.  ‘’Kalau tahun ini kita lihat dulu. Nanti saya cek ke bidangnya dan seperti apa kerusakannya,’’ ujarnya.

Kabid Pembinaan Sekolah Dasar Dindik Ponorogo Imam Musholih memastikan perbaikan ruangan bakal dilaksanakan pada pertengan bulan mendatang. Volume pekerjaan mengganti kontruksi atap di dua ruang kelas sekaligus. ‘’Ruang kelas III yang ambrol itu dan kelas IV di sebelahnya. (Perbaikan) ini sudah pasti,’’ kata Imam.

Skala pekerjaan itu pun diputuskan setelah dindik meninjau kerusakan di lapangan. Dinding tidak dirombak karena dianggap masih berdiri kokoh. Waktu perbaikan dipatok dua bulan. DAU mengalokasikan Rp 158 juta. ‘’Melalui rekanan, saat ini masih proses penyusunan perencanaan,’’ ungkapnya. (mg7/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button