Ponorogo

Dilarang Berkerumun Lebih dari Tiga Orang

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) menyentuh level RT. Di mana masyarakat dilarang berkerumun lebih dari tiga orang. Selain itu, isolasi mandiri dilakukan terpusat dan semua fasilitas umum ditutup. ‘’Bahkan, bila perlu kami berlakukan one gate system,’’ kata Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni, Selasa (9/2).

Ipong menyebut, PPKM mikro menganut aturan ketat sistem zonasi. Zona hijau yang berarti tidak ditemukan kasus Covid-19 di satu RT, maka skenario pengendalian dilakukan lewat surveilans aktif. Pemantauan tetap dilakukan secara rutin dan berkala. ‘’Ada satgas di posko desa yang rutin berkeliling mengawasi,’’ ungkapnya.

Sedangkan zona kuning dengan kriteria temuan satu hingga lima rumah yang penghuninya terkonfirmasi positif. Tracing (pelacakan) kontak erat langsung dilakukan bersamaan penerapan isolasi mandiri dalam pengawasan ekstraketat. ‘’Keluarga yang menjalani karantina mendapat bantuan kebutuhan sehari-hari dari pemerintah,’’ jelasnya.

Untuk zona oranye dengan enam hingga sepuluh kasus konfirmasi positif dalam wilayah satu RT, skenario penanganan lebih ketat dari zona kuning. Yakni, menutup rumah ibadah, tempat bermain anak, serta fasilitas tempat umum lainnya. ‘’Kecuali sektor esensial,’’ sebutnya. (mg4/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button