AdvertorialNgawi

Dilantik, KONI Ngawi Ditarget 20 Besar Jatim

Janji Tancap Gas Tahun Depan

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Bupati Ngawi Budi ”Kanang” Sulistyono pilih tidak mematok target muluk-muluk terkait pengurus baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Ngawi. Orang nomor satu di Pemkab Ngawi itu hanya menargetkan prestasi KONI mampu menembus papan tengah Jatim di akhir kepengurusan 2024. ‘’Sekarang Ngawi berada di peringkat 27, paling tidak bisa naik ke 20 besar,’’ kata Kanang usai mengkuti pelantikan pengurus KONI Ngawi periode 2020-2024 di pendapa Wedya Graha Rabu (21/10).

Kanang optimistis pengurus baru KONI mampu merealisasikannya. Setidaknya, dengan suasana baru yang lebih fresh dan lebih nyaman menjadi modalnya. ‘’Tahun ini situasinya memang masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Banyak agenda kegiatan yang belum bisa dilaksanakan. Tapi, tahun depan ketika situasinya sudah membaik, harus siap tancap gas,’’ ujar Kanang.

Sesuai pesan pengurus KONI Jatim, ada tiga poin yang perlu dilakukan. Pertama, proses pembibitan atau mencari atlet-atlet berbakat untuk semua cabang olahraga (cabor). Kedua, terkait pembinaan bibit atlet tersebut. ‘’Ketika pembibitan dan pembinaan ditangani secara baik, prestasi itu bukan hal sulit untuk dicapai. Ini sesuai dengan poin ketiga,’’ paparnya.

Bagaimana dukungan pemerintah? Informasinya, pada rancangan APBD 2021 mendatang anggaran hibah KONI turun 50 persen lebih. Tinggal sekitar Rp 1 miliar. Menurut Kanang, pemangkasan anggaran bukan berarti pemkab tidak mendukung pembinaan KONI. ‘’Tapi berkaitan dengan proses pembelajarannya. Kalau tidak dapat dibelanjakan, percuma juga. Makanya diturunkan,’’ terangnya.

Kanang berpesan agar KONI memilih beberapa cabor yang jadi prioritas. Dia menyebut tinju, muay thai, wushu, dan pencak silat adalah beberapa cabor yang patut diprioritaskan. ‘’Porsinya harus lebih besar, agar prestasi yang didulang semakin banyak,’’ ujarnya.

Ketua KONI Ngawi Faisol mengaku siap merealisasikan target yang disampaikan bupati. Dia juga siap untuk melaksanakan apa yang diperintahkan KONI Jatim terkait tiga poin: pembibitan, pembinaan, dan prestasi. Faisol juga akan tancap gas dengan melakukan koordinasi kepada semua pihak yang terlibat dalam dunia olahraga. ‘’Karena masih pandemi, tidak mungkin mau lakukan pembinaan. Langkah terbaik merapatkan barisan untuk persiapan tahun depan,’’ tuturnya. (tif/c1/aan/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close
               
         
close