Madiun

Dikira Covid, Lansia Meninggal di Kosan

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Tangis Indah seketika pecah begitu ayahnya, Lasdi, dinyatakan meninggal dunia. Seperti biasa, kedatangannya ke tempat kos orang tuanya di Jalan Sasana Sari 14, Rejomulyo, Kartoharjo, itu untuk mengantar makanan. Namun, pagi itu dia mendapati ayahnya sudah dalam kondisi tidak bernapas.

Tak mau mengambil kesimpulan sendiri, perempuan paro baya itu menghubungi salah seorang mantri alias petugas kesehatan. Harap-harap cemas dia menunggu mantri datang hingga pukul 08.30. ‘’Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata benar sudah meninggal. Diperkirakan sejak subuh,’’ kata Indah, Selasa (31/8).

Lantaran dikhawatirkan meninggal akibat terpapar Covid-19, jenazah Lasdi dites swab. Begitu juga istrinya, Kusnainah. Hasilnya, keduanya negatif. Pasangan suami istri itu ngekos sudah sekitar 1,5 tahun. ‘’Kemarin malam ayah saya badannya hangat. Tapi tidak berpikir dengan kejadian ini,’’ ujarnya sembari meminta jenazah ayahnya dimakamkan di Madiun agar lebih dekat.

Kanitreskrim Polsek Kartoharjo Iptu Rusminto membenarkan adanya lansia meninggal di dalam kamar kos. Dia menjelaskan, kakek 70 tahun itu warga asli Widodaren, Ngawi. Sebelumnya memang dalam kondisi stroke dan tinggal di Kota Madiun sejak lama. Di kos tersebut dia tinggal bersama istrinya.

Setiap hari salah seorang anaknya yang tinggal tidak jauh dari kos selalu memantau dan merawatnya. ‘’Setelah dicek, jenazah maupun istrinya negatif Covid-19. Jadi, tindak lanjut diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan sewajarnya,’’ terang Rusminto. (irs/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button