Madiun

Dijanjikan sebagai TKI, Ditipu Rp 47 Juta

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Iming-iming mendapatkan pekerjaan dengan mudah masih menjadi modus penipuan yang sering dilakukan. Empat warga Ponorogo telah menjadi korban modus ini. Mereka adalah Achmad Kurniawan, Endro Cahyo Wibowo, M. Yateni, dan Wahyu Purkinanto.

Keempatnya dijanjikan bekerja sebagai TKI di sebuah pabrik yang berada di Taiwan oleh Hariyanto, 52. Pria asal Desa Krandegan, Kecamatan Kebonsari, itu menawari para korbannya dengan gaji Rp 6 juta per bulan.

Tawaran itu membuat korban tergiur. Dari situ kemudian tersangka meminta sejumlah uang kepada mereka. Nilainya masing-masing Rp 47 juta. ‘’Uang itu dipakai untuk mengurus keberangkatan dan dijanjikan kerja di pabrik,’’ kata Kapolres Madiun AKBP Eddwi Kurniyanto Jumat (6/3).

Para korban tidak semua membayar penuh permintaan tersangka. Sebagian memberikan down payment (DP) dulu. Baru sisanya dilunasi setelah mendapat penghasilan di Taiwan. Saat itu, Achmad membayar Rp 30 juta, Endro Rp 45 juta, Yateni Rp 20 juta, dan Wahyu Purkinanto langsung melunasinya. ‘’Dua korban diberangkatkan lebih dulu. Tapi, baru sampai di bandara Taiwan, malah dideportasi,’’ terang mantan Kapolres Probolinggo itu.

Dua korban tersebut ditolak lantaran paspor yang mereka pegang ternyata untuk kunjungan wisata bukan visa kerja. Korban lantas melaporkan kejadian yang menimpa mereka ke polisi. Hariyanto dibekuk Rabu lalu (4/3). ‘’Dari penipuan itu, tersangka mendapat bagian Rp 49,5 juta. Selebihnya disetorkan kepada orang lain di Bogor. Kasus ini masih kami lakukan penyelidikan lebih lanjut,’’ jelasnya. (den/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button