Advertorial

Digitalisasi, Kesempatan Emas bagi Para Pemuda Indonesia dalam Era New Normal

JAKARTA – Pemerintah membuka peluang kerja sama dengan semua pihak dalam penanganan Pandemi Covid-19. Termasuk dari kalangan anak-anak muda. Dengan harapan kasus aktif yang saat ini (per 4 Oktober) masih tersisa 31.054 bisa terus turun. Sebelumnya, pada Juli lalu Indonesia masih mencatatkan 570.000 kasus aktif.

‘’Ini membuktikan bahwa penanganan Covid-19 melalui mekanisme PPKM dari hulu ke hilir dan juga isolasi terpusat beserta persiapan Rumah Sakit dan vaksinasi menjadi kunci dari penurunan kasus,’’ ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Webinar Kader Bangsa Fellowship Program, Selasa (5/10).

Lebih lanjut, Airlangga mengatakan bahwa penurunan kasus melalui penerapan PPKM itu membuka peluang pemulihan ekonomi nasional untuk kembali bergerak. Pada situasi ini, masyarakat diimbau agar tetap waspada dan tidak abai protokol kesehatan (prokes).

‘’Tindakan 3T (testing, tracing, dan treatment) juga terus dilakukan karena ini dapat melacak secara epidemiologi siapa yang terdampak ataupun terkena Covid-19 dan siapa kontak eratnya. Ini perlu terus dilacak agar kita dapat memotong sebaran Covid-19,’’ terang Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) itu.

Airlangga menambahkan pertumbuhan ekonomi bergantung pada kebijakan pengendalian pandemi. Termasuk di antaranya kebijakan moneter guna memastikan proses pemulihan yang lebih kuat. Penciptaan lapangan kerja juga terus didorong pemerintah untuk mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran.

‘’Kita ketahui bersama, semua negara berupaya mengendalikan pandemi Covid-19, termasuk Indonesia. Kita bersyukur di kuartal II tahun 2021 ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 7,07 persen (yoy). Ini membuktikan kita bisa keluar dari resesi dan diperkirakan di akhir tahun kita bisa tumbuh antara 3,7 sampai 4,5 persen,’’ jelas Airlangga.

Pada kesempatan tersebut, Airlangga juga meminta agar para pemuda terus berperan aktif di tengah masyarakat. Seperti turut serta dalam berbagai kegiatan vaksinasi dan pemulihan ekonomi melalui UMKM. Pemerintah telah menyiapkan kredit usaha rakyat (KUR) yang bisa dimanfaatkan oleh para anak-anak muda untuk menjadi wirausaha.

‘’Post pandemic adalah era baru yang kita kenal dengan era digitalisasi. Era ini memiliki potensi pasar yang besar. Para pemuda sebagai pemimpin masa depan perlu menyiapkan diri dan banyak belajar dari situasi Covid-19. Ini adalah kesempatan emas,’’ ujarnya.

Airlangga berharap para pemuda dapat memanfaatkan peluang yang ada. Karena seluruh kegiatan program pembangunan dan kewirausahaan di-reset kembali. Masa depan adalah era new normal. Dan, salah satu yang menjadi andalan utama adalah digitalisasi.

‘’Pemuda harus secara aktif melakukan self learning atau belajar terus menerus agar bisa mampu menyesuaikan dengan situasi yang baru, pekerjaan yang baru, perkembangan teknologi yang baru, sehingga aktifitas ekonomi akan produktif dan para pemuda akan menjadi tulang punggung di era perekonomian baru,’’ pungkas Airlangga. (don/her/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button