Madiun

Digerebek di Arena Sabung Ayam, Lompat ke Sungai, Tewas

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Arena perjudian sabung ayam di Kelurahan Demangan, Kecamatan Taman, Kota Madiun, digerebek polisi Senin (6/4). Sejumlah warga kocar-kacir begitu mengetahui kedatangan tim dari Polres Madiun Kota. Padahal, perjudian baru dimulai. Beberapa ayam aduan tak sempat dibawa.

Bahkan, seorang warga Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Demangan, bernama Wahyu Hade Purnomo tewas. Setelah pemuda 21 tahun itu berusaha kabur dengan cara menceburkan diri ke Kali Catur ketika mendapati polisi datang.

Penggerebekan itu terjadi sekitar pukul 14.00. Sebelumnya polisi menerima informasi dari masyarakat terkait perjudian di dekat sungai yang membelah Kota-Kabupaten Madiun tersebut.

Di dekat lokasi, tampak kerumunan orang yang berada di balik pagar kuburan lingkungan setempat. Di sekitar pagar tersebut terbentang arena adu ayam yang beralas tanah. Di tengah keramaian itulah, beberapa pejudi mengetahui kedatangan polisi. Tak ingin tertangkap, puluhan warga yang berada di lokasi tersebut spontan kabur.

Wahyu yang kaget lantas memutuskan melompat ke sungai bersama kakaknya, Gunawan Soedarsono, 31. Proses pencarian langsung dilakukan oleh petugas dengan melibatkan BPBD Kota-Kabupaten Madiun. Arus sungai yang deras menjadi kendala proses pencarian. ‘’Yang satu (Gunawan, Red) selamat setelah ditolong oleh warga yang sedang mancing,’’ kata Kapolsek Geger AKP Yunus Kurniawan.

Sedangkan, Wahyu baru ditemukan tiga jam kemudian. Namun sudah dalam kondisi meninggal. Petugas BPBD lantas membawa korban ke RSUD dr Soedono menggunakan mobil patroli Polsek Geger. ‘’Korban ditemukan 25 meter dari lokasi kejadian. TKP penemuan masuk Desa Kertobanyon, Kecamatan Geger,’’ terang Yunus.

Kasatreskrim Polres Madiun Kota AKP Iptu Fatah Meilani mengatakan, pengungkapan kasus perjudian sabung ayam itu berdasar dari keterangan masyarakat. Informasi itu langsung ditindaklanjuti dengan melakukan penggerebekan di lokasi. Korban yang melihat kedatangan pihaknya langsung kabur dengan cara menceburkan diri ke sungai. ‘’Kami datangi lalu lakukan cover. Kemungkinan ketika yang bersangkutan mengetahui polisi datang, langsung kabur. Tapi, ini kami dalami dulu,’’ ujarnya. (den/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close