Magetan

Diduga Banyak Warga Magetan Isoman tanpa Pengawasan

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – 1.185 kasus korona aktif di Magetan hingga Jumat (30/7) ibarat fenomena gunung es. Sebab, yang tampak hanya permukaan. Jumlah kasus bisa lebih masif lantaran diduga banyak warga terpapar enggan melapor. Mereka isolasi mandiri (isoman) di rumah tanpa pengawasan semestinya. ‘’Kalau ada warga isoman tidak mengaku, itu sangat saya sesalkan,’’ kata Bupati Magetan Suprawoto, Sabtu (31/7).

Kang Woto –sapaan Suprawoto- mengklaim dirinya sejak jauh hari menginstruksikan kepada tenaga kesehatan (nakes) seluruh puskesmas untuk memantau intens warga isoman. Caranya dengan membuatkan grup WhatsApp bersama warga isoman di wilayah puskesmas tersebut. ‘’Sehingga bisa berkonsultasi setiap saat. Kondisi mereka juga dapat termonitor,’’ ujarnya.

Komunikasi terpusat lewat grup, lanjut Kang Woto, juga memudahkan nakes. Karena mengikis jarak puskesmas dengan tempat tinggal warga yang isoman. Menurut bupati, hubungan emosional antara warga dengan nakes bisa lebih hangat lewat komunikasi grup. ‘’Dengan melapor, kami bisa memantau kondisi kesehatan warga,’’ terang bupati. (mg5/naz/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button