Madiun

Diawali Orasi, Diakhiri Lapor Polisi

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – ”Banteng-banteng” di Kabupaten Madiun tersentak begitu mendengar kabar pembakaran bendera PDI Perjuangan (PDIP) di Senayan, Jakarta. Ratusan kader dan simpatisan partai itu menggelar aksi di halaman DPC PDIP setempat Sabtu lalu (27/6).

Mereka menyuarakan aspirasi yang ditujukan aparat kepolisian. Perkara pembakaran bendera harus diusut tuntas. Aksi tersebut diakhiri dengan pelaporan kasusnya ke Mapolres Madiun. ‘’Sebagai kader dan loyalis sudah barang tentu tidak terima. Kami mendesak pelakunya ditangkap,’’ kata Ketua DPC PDIP Kabupaten Madiun Ferry Sudarsono.

Dalam orasinya, Ferry didampingi Wakil Ketua DPD PDIP Jawa Timur Y. Ristu Nugroho. Sejumlah massa membawa spanduk yang antara lain bertuliskan Bangkit PDIP!!! dan #Save PDIP. Selain mengutuk pembakaran bendera, Ferry meminta jajaran kader dan simpatisan menaati perintah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. ‘’Tidak boleh terpancing dan harus diselesaikan sesuai hukum yang berlaku,’’ ujarnya.

Sementara, Ristu mencium gelagat tidak beres di balik aksi pembakaran bendera. Dia mencurigai adanya gerakan sejumlah kelompok yang ingin menjatuhkan kredibilitas partai berkaitan kontestasi Pemilu 2024. ‘’Seluruh kader dan simpatisan PDIP harus waspada dan solid,’’ pintanya. (cor/c1)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
close