Ngawi

Di-Rapid Test, 89 Pedagang Reaktif

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Deteksi dini dengan rapid test terhadap pedagang pasar tradisional dan pekerja toko modern terus dilakukan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTPP) Covid-19 Ngawi. Hingga Kamis (28/5) sebanyak 2.952 pedagang di 19 pasar tradisional dan karyawan dua swalayan telah diskrining.

Hasil skrining tersebut, sebanyak 89 pedagang dinyatakan reaktif. ‘’Untuk pedagang yang dinyatakan reaktif langsung diambil swab-nya untuk diperiksa di laboratorium,’’ kata Ketua TGTPP Covid-19 Ngawi Budi ’’Kanang’’ Sulistyono.

Kanang mengatakan, pihaknya bakal melakukan tes cepat di semua pasar tradisional. Baik pasar daerah maupun pasar desa. ‘’Semua pedagang pasar harus punya keterangan sehat disertai hasil rapid test,’’ ungkapnya.

Selain pasar tradisional dan swalayan, proses skrining juga merambah perbankan. Selain itu, kelak menyasar kelompok lain yang berisiko terpapar virus korona seperti petugas BPBD, satpol PP, dan dinas kesehatan, serta anggota TNI, Polri, dan relawan yang bertugas di pos penyekatan. ‘’Semua yang berisiko akan kami rapid test,’’ tegasnya.

Kanang mengungkapkan, pihaknya ingin mencari sebanyak-banyaknya warga yang terindikasi terpapar Covid-19. Menurutnya, semakin banyak temuan kasus semakin cepat pula penyelesaiannya. Ditargetkan pertengahan Juni mendatang kasus korona di Ngawi telah mencapai puncaknya. ‘’Harapannya, setelah itu bisa landai dan Juli nanti jumlah kasusnya sudah turun,’’ tuturnya. (tif/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
close