features

Di Balik Sukses Dyah Pramesti Rahayu Sandang Predikat Putri Batik

Saking Seringnya Pakai Heels Kaki sampai Lecet

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Satu momen istimewa dirasakan Dyah Pramesti Rahayu tahun ini. Gadis 20 tahun itu berhasil meraih juara II ajang pemilihan Putra Putri Batik Jawa Timur 2021. Pemilihan Putra Putri Batik Jawa Timur 2021 adalah ajang pemilihan yang digelar salah satu produsen batik sekaligus model management di Kediri.

Tujuannya mengenalkan potensi batik Jawa Timur. ‘’Ada tiga poin parameter penilaian yaitu beauty, brain, dan behavior,’’ sebut warga Jalan Jalak, Desa Mojopurno, Wungu, Kabupaten Madiun, itu, Jumat (1/10).

Dyah mulai menjalani tahapan seleksi kompetisi tersebut sejak November 2020. Seleksi pertama dilakukan secara online. Lalu, setelah lolos tahap kedua, gadis 20 tahun itu mengikuti karantina selama dua hari di Kediri. ‘’Hari pertama karantina ada tes bakat. Saat itu saya nembang macapat Dandang Gulo dan lagu pop berjudul Di Persimpangan Dilema milik Terry,’’ kenangnya.

Selama mengikuti karantina, Dyah dan para finalis lainnya diwajibkan selalu memakai sepatu heels. Saking seringnya, kedua kaki mahasiswi sebuah sekolah tinggi keperawatan di Kota Madiun itu sampai mengalami lecet. ‘’Hanya boleh dilepas saat ishoma,’’ ujarnya.

Setelah terpilih menjadi juara II, Dyah sering mendapat undangan menghadiri perhelatan event nasional. Misalnya, festival durian di Kota Madiun. ‘’Saya juga beberapa kali diundang di acara fashion show batik. Kadang juga diminta jadi model,’’ tuturnya. (tr1/c1/isd/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button