Ngawi

Dewan Pertanyakan Nasib PKL di Trotoar Kartonyono

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Hasil penataan pedestrian Kartonyono disorot kalangan Komisi III DPRD Ngawi. Terutama soal penataan pedagang kaki lima (PKL). ‘’Perlu segera ada kejelasan supaya tidak ada gejolak,’’ kata Wakil Ketua Komisi III DPRD Yuwono Kartiko, Senin (289/3).

Untuk sementara ini PKL masih diperbolehkan berjualan di Trotoar Kartonyono. Padahal, saat diresmikan 16 Februari lalu, area di sisi barat Yos Sudarso itu dinyatakan steril dari PKL. ‘’Apakah akan mengakomodasi atau sepenuhnya merelokasi PKL dari Trotoar Kartonyono,’’ ujar King, sapaan akrab Yuwono Kartiko.

Proyek Trotoar Kartonyono menelan anggaran Rp 8,6 miliar. Sejatinya, di APBD 2020 proyek itu bertajuk pekerjaan pembangunan tempat PKL. King khawatir masalah bakal muncul jika pemkab mengubah fungsi sentra PKL itu menjadi murni pedestrian. (mg3/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
               
         
close