Ngawi

Dewan Pertanyakan Kualitas Bangunan PKL Taman Dungus

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Keruskaan bangunan untuk menampung pedagang kaki lima (PKL) di Taman Dungus membuat anggota DPRD Ngawi jengah. Yang membuat wakil rakyat bertanya-tanya, fasilitas tersebut baru rampung dibangun Desember tahun lalu. ‘’Ada laporan dinding penyangga salah satu bedak rusak, sehingga kualitas bangunannya patut dipertanyakan,’’ kata Wakil Ketua II DPRD Ngawi Khoirul Anam Mukmin, Selasa (16/2).

Gus Anam -sapaan akrab Khoirul Anam Mukmin- sejatinya mengapresiasi langkah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ngawi membangun sculpture zone di Taman Dungus untuk memfasilitasi pedagang di sepanjang Jalan Sukowati. ‘’Sayangnya, beberapa bagian bangunannya telah rusak,’’ ujarnya.

Padahal, fasilitas itu dibangun dengan anggaran cukup besar. Yakni, mencapai Rp 934,5 juta dari dana alokasi umum (DAU) APBD Ngawi 2020. ‘’Banyak sektor yang anggarannya di-refocusing untuk penanganan Covid-19. Sementara, fasilitas itu tidak ada pemangkasan. Harusnya pembangunannya lebih maksimal,’’ paparnya. (mg3/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button