Madiun

Dewan Pertanyakan Kapasitas CV Nava Lintang Mukti Kelola Parkir

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Proses lelang dan pengelolaan parkir tepi jalan umum dipertanyakan angota Komisi II DPRD Kota Madiun. Kamis sore (18/2) mereka memanggil dinas perhubungan (dishub) untuk mendengarkan penjelasan terkait persoalan tersebut. “Kami perlu memanggil dinas terkait karena tidak ingin ada gejolak di tengah masyarakat mengenai persoalan ini,” kata Sekretaris Komisi II DPRD Kota Madiun Sudarjono.

Seperti diketahui dari hasil lelang pihak panitia menentukan CV Nava Lintang Mukti sebagai pemenang tender pengelolaan parkir tepi jalam umum di Kota Madiun dengan nilai penawaran Rp 2,646 miliar. Hanya anggota komisi II menduga ada ketidaktepatan aturan yang digunakan dalam pelaksanaan proses lelang tersebut.

Hal itu sempat diungkapkan oleh anggota komisi II DPRD Kota Madiun lainnya F. Bagus Panuntun. Menurut dia, seharusnya proses lelang pengelolaan parkir menggunakan Permendagri 22/2020. Bukan justru Permendagri 22/2009. Selain itu, dirinya juga sempat mempertanyakan kapasitas CV Nava Lintang Mukti sebagai calon pengelola parkir tepi jalan umum yang baru. “Apakah pemenang ini punya pengalaman,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dishub Kora Madiun Harum Kusumawati menegaskan bahwa pelaksanaan lelang pengelolaan parkir tidak memerlukan persetujuan DPRD. “Tapi, kami tetap memberitahukan ke dewan setelah hasil tahapan lelang semuanya selesai,” kata mantan kepala DPMPTSP itu. (her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
               
         
close