Ngawi

Dewan Ingin Dengar Pendapat Dinas Perdagangan Soal Pasar Watualang

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Komisi III DPRD Ngawi tidak dapat menutupi kekecewaannya. Dalam inspeksi mendadak (sidak) Pasar Watualang Kamis (30/9), rombongan legislator mendapati begitu mudah terkelupasnya semen plester pada dasaran los berjualan yang retak. ‘’Kualitas pembangunannya patut dipertanyakan,’’ kata Ketua Komisi III DPRD Ngawi Supeno.

Rombongan komisi III mengamati bagian demi bagian pasar rakyat yang selesai dibangun Desember 2020 itu. Mulai lantai los berjualan, tiang penyangga, hingga konstruksi atapnya. Supeno menyebut, nyaris separo bentang dasaran berjualan terdapat keretakan. ‘’Ada sekitar 40 persen,’’ ujarnya.

Tiga tahapan pembangunan pasar seluas 288 meter persegi itu kembali dipertanyakan komisi III. Yakni, penyusunan dokumen perencanaan, pengerjaan, dan pengawasan. Mitra kerja dinas perdagangan, perindustrian, dan tenaga kerja (DPPTK) itu meragukan tahapannya berjalan baik. ‘’Kalau dilakukan dengan baik, tentunya tidak akan rusak sebelum digunakan,’’ ucap politikus Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.

Supeno mengatakan, temuan sidak bakal dibawa dalam rapat dengar pendapat (RDP) segilima. Pihaknya ingin mengorek keterangan dari DPPTK atas seluruh tahapan pembangunan pasar yang menelan biaya Rp 1,8 miliar tersebut. Lalu, mengklarifikasinya ke konsultan perencanaan, rekanan pelaksana, dan pengawas. Pelaksanaan hearing masih dijadwalkan. ‘’Agar sumber masalah Pasar Watualang bisa klir dan tidak liar seperti ini,’’ tuturnya. (sae/c1/cor/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button