Ponorogo

Dewan Ingatkan Kecurangan Seleksi CPNS

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Komisi A DPRD Ponorogo mengundang badan kepegawaian pemberdayaan sumber daya manusia (BKPSDM) setempat untuk rapat dengar pendapat (RDP). Mereka ingin memastikan kesiapan pemkab jadi tuan rumah seleksi kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) Februari mendatang.

Selain itu, dewan meminta pemkab mengantisipasi potensi munculnya calo dalam penerimaan calon abdi negara itu. ‘’Tidak hanya calo, tapi juga bentuk kecurangan lain yang berpotensi terjadi,’’ kata Wakil Ketua Komisi A DPRD Ponorogo Agung Priyanto Rabu (15/1).

Kepala BKPSDM Ponorogo Winarko Arief hadir didampingi anak buahnya. Komisi A menanyakan kesiapan panitia seleksi daerah (panselda) CPNS. Sebab, Ponorogo akan jadi tuan rumah untuk Kabupaten Madiun dan Pacitan. ‘’Akan ada ribuan peserta yang harus dilayani dengan baik. Dari Ponorogo saja delapan ribu. Belum peserta dari Madiun dan Pacitan,’’ ujarnya.

Komisi A meminta BKPSDM memastikan segalanya siap. Utamanya perangkat komputer dan jaringannya. Selain itu, potensi kecurangan yang bisa dilakukan peserta. Karena itu, komisi A minta screening peserta tes dilakukan ketat dan berlapis. Demi menjaga proses seleksi berintegritas. ‘’Setiap bentuk kecurangan perlu diantisipasi. Selain itu, peserta penyandang disabilitas wajib mendapat pelayanan yang sama baiknya,’’ tuturnya.

Keseriusan pemkab, lanjut Agung, menjadi tolok ukur citra daerah dalam penyelenggaraan seleksi CPNS. Jika penyelenggaraan SKD berjalan lancar dan nyaman, maka masyarakat akan mengapresiasi Ponorogo sebagai penyelenggara yang siap. Namun, jika sebaliknya, citra Ponorogo akan negatif. Tidak hanya dari peserta, namun juga dinilai panitia seleksi nasional (panselnas) serta Badan Kepegawaian Negara (BKN). ‘’Tidak ada tawar-menawar, harus maksimal,’’ tegasnya. (naz/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button