Magetan

Dewan Curiga Oknum Pejabat Bermain Bangli

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Keberadaan bangunan liar (bangli) di timur Pasar Produk Unggulan (PPU) Maospati membuat legislatif geram. Mereka mendesak satpol PP dan damkar segera menyelidiki dugaan praktik jual-beli tanah aset negara bebas tersebut. ‘’Apa tidak ada yang tahu? Kejadiannya sudah sejak 2002,’’ heran Ketua Komisi A DPRD Magetan Suwarno Kamis (13/8).

Menurut dia, fakta tersebut sangat keterlaluan. Sejatinya, dia tahu semua pemilik bangli membeli tanah dari satu orang. Namun, belum meng-copy semua informasi tersebut. Rencananya, hari ini (14/8) komisi A akan mengundang satpol PP dan damkar untuk dikonfirmasi terkait tindakan yang akan diambil. ‘’Detailnya kami belum diberi tahu,’’ katanya.

Suwarno juga tahu ada kendala dalam penelusuran praktik jual-beli aset negara bebas itu. Sepengetahuannya, ”pemilik” tanah yang disebut-sebut bernama Kharis kini tengah sakit parah. Sehingga, informasi asal-usul hingga jual-beli tanah tersebut belum tergali. ‘’Harus tetap cari cara lain, karena bisa jadi ada oknum pejabat yang main di balik ini semua,’’ sergahnya.

Menurut dia, seharusnya sejak dulu tanah itu diawasi. Jika muncul bangli patut dipertanyakan. Bahkan, sudah sejak 2002 atau 18 tahun lalu. ‘’Apakah instansi berwenang saat itu tahu tapi membiarkan? Perlu diusut juga,’’ tegasnya.

Namun, Suwarno berharap satpol PP dan damkar tak grusa-grusu bertindak. Sebab, bisa jadi para pembeli tanah itu korban. Lantaran mereka tidak paham peraturan. ‘’Etikanya, tanah negara bebas bisa ditempati siapa saja. Juga siap pindah jika pemerintah membutuhkan,’’ terangnya. (fat/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close