AdvertorialNgawi

Dewan Bahas Enam Ranperda Usulan Eksekutif

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Sistem pelaksanaan pilkades serentak di Ngawi ke depan bakal berubah. Jika sebelumnya menggunakan cara manual dengan coblosan, kelak berganti memakai sistem digital atau e-voting. ‘’Ranperda (rancangan peraturan daerah, Red)-nya masih kami bahas. Kalau sudah ditetapkan nanti, maka wajib dilaksanakan,’’ kata Wakil Ketua DPRD Ngawi Sarjono Kamis (12/11).

DPRD Ngawi kemarin kembali menggelar rapat paripurna dengan agenda pembahasan enam ranperda usulan eksekutif. Salah satunya ranperda perubahan Perda Nomor 1 Tahun 2015 tentang Kepala Desa. Salah satu klausul baru dalam aturan yang diusulkan eksekutif itu mengenai sistem pemilihan kades. ‘’Tapi, menurut kami tetap harus mempertimbangkan kesiapan pelaksanaannya. Sebab, selain aturan juga dibutuhkan sarana dan prasarana lain,’’ ungkapnya.

Selain ranperda perubahan perda kepala desa, ada lima lainnya yang dibahas dalam rapat paripurna kemarin. Yakni, mengenai penanggulangan persebaran tuberkulosis (TBC), tentang perusahaan umum daerah (perumda) air minum Ngawi, dan tentang penyertaan modal pemerintah daerah kepada perumda air minum Ngawi.

Sedangkan dua ranperda lainnya yakni tentang retribusi jasa umum dan tentang penyelenggaraan pengujian kendaraan bermotor. Dari keenam ranperda itu, dewan menilai semuanya mendesak untuk dibuatkan landasan hukumnya. ‘’Supaya pelaksanaannya lebih efektif, tepat sasaran, dan hasilnya maksimal,’’ tegasnya.

Setelah mendapatkan penjelasan dari Bupati Budi Sulistyono mengenai urgensi keenam ranperda itu, mayoritas fraksi DPRD setempat sepakat membahasnya lebih lanjut. Pun, kemarin semua fraksi sudah menyampaikan pandangan umumnya sebagai bentuk saran dan masukan terkait keenam ranperda itu. ‘’Besok (hari ini, Red) akan dilanjutkan jawaban bupati atas PU (pandangan umum) fraksi. Baru setelah itu ditetapkan,’’ ujarnya. (tif/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button