Advertorial

Desa Klagen Meneguhkan Predikat Sentra Melon Unggulan di Magetan

Panen Raya Hasilkan 175 Ton, Kang Woto Takjub

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Desa Klagen, Kecamatan Barat, berhasil meneguhkan predikat sebagai sentra melon berkualitas di Magetan. Bahkan, kebun melon di Klagen berbuah hampir setiap tahun. Sekali panen bisa sampai ratusan ton. ‘’Setidaknya ada 3,5 hektare lahan bengkok yang ditanami melon,’’ ujar Kades Klagen Susi Yuliana.

Rabu (17/3), Susi dan para petani melon menggelar panen raya. Acara itu dihadiri Bupati Suprawoto, DTPHPKP Uswatul Chasanah, dan para jajaran. Pada panen raya kali ini, buah melon yang berhasil dipanen mencapai 175 ton. Pemetikan dilakukan estafet hingga sepuluh hari. ‘’Setiap hari pemetikan dibatasi dua truk,’’ sebutnya.

Pertanian melon di Klagen hanya menggunakan bibit unggul seperti manika dan barata. Para petani hanya menggunakan pupuk organik supaya buah yang dihasilkan berkualitas dan sehat. ‘’Tenaga kerja perkebunan juga memberdayakan warga setempat,’’ terang Susi.

Bupati Suprawoto kagum dengan panen raya melon di Klagen. Inovasi pemerintah desa dan petani Klagen patut diacungi jempol. Mereka berkolaborasi menggarap bengkok menjadi lahan produktif. ‘’Bila dulu ditanami tebu, hanya bisa panen sekali dalam setahun. Dengan ditanami melon, setahun bisa panen empat sampai lima kali,’’ ujarnya.

Kang Woto –sapaan bupati- menyarankan para petani mengatur jadwal panen melon. Supaya suplai tetap terjaga dan harganya tidak turun. ‘’Semoga ke depan, banyak desa lain mengikuti langkah Klagen yang sudah mempunyai buah unggulan desa,’’ tukasnya. (ebo/fat/naz/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button