Magetan

Denyut Nadi Ekonomi Wisata Sarangan Masih Lemah

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Nadi ekonomi di wisata Telaga Sarangan berdenyut lemah pada hari pertama uji coba pembukaan. Kuda milik Yoso, 55, kembali berkeliling telaga membawa wisatawan setelah tiga bulan hanya di kandang. ‘’Alhamdulillah dapat pemasukan lagi,’’ katanya Senin (22/6).

Yoso hanya mendapatkan satu wisawatan. Bahkan, pengunjung itu menawar biaya berkeliling satu putaran telaga. Dari Rp 60 ribu menjadi Rp 50 ribu. ‘’Kalau sepi seperti ini ditawar, ya saya kasihkan. Kalau ramai, tidak,’’ terangnya.

Selama Sarangan ditutup, warga Kelurahan Singolangu, Plaosan, itu hanya berladang. Hasilnya tidak seberapa karena harga sayuran tidak menentu. Jika belum panen, dia menyewakan kuda untuk dapat uang. Yoso menjadwal waktu berladang saat hari aktif dan menyewakan kuda ketika akhir pekan. ‘’Tapi, hari ini (kemarin, Red) tidak berladang karena rindu Telaga Sarangan,’’ ujarnya.

Sumiarti, pedagang suvenir, mengaku senang bisa kembali membuka kiosnya. Selama di rumah tidak punya aktivitas lain. ‘’Sekarang bisa berjualan lagi, bisa bantu tambah penghasilan suami,’’ katanya.

Sementara itu, seluruh objek wisata di Magetan yang bekerja sama dengan Perhutani masih belum menerima wisatawan. Tidak terkecuali Taman Wisata Genilangit, Poncol. ‘’Infonya akan ada uji coba dulu,’’ kata Edy Suko Cahyono, pengelola Taman Wisata Genilangit, kemarin.

Edy telah mengumpulkan karyawan mengenai uji coba pembukaan itu. Namun, belum ada informasi pelaksanaannya. Sembari menunggu, pihaknya menyiapkan protokol kesehatan di masa transisi normal baru. Termasuk kemungkinan membatasi jumlah pengunjung. ‘’Kalau dinilai lebih aman, kami akan menerima,’’ ujarnya.

Pengelola akan mengimbau pengunjung untuk mencuci tangan lewat pengeras suara satu jam sekali. Menilik banyaknya wahana permainan yang bisa dinikmati oleh wisatawan. ‘’Kontak fisik juga tinggi. Khususnya spot-spot foto,’’ ungkapnya. (fat/bel/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button