Madiun

Denpom V/1 Gelar Latber Safety Driving

Unjuk Skill ala Fast and Furious

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Detasemen Polisi Militer (Denpom) V/I Madiun menggelar pelatihan safety driving (keselamatan mengemudi) anggota TNI. Tujuannya, meminimalkan kecelakaan lalu lintas. Kegiatan yang digelar kali pertama itu menggandeng Satlantas Polres Madiun Kota dan Jasa Raharja Cabang Madiun. Pelatihan diawali pemberian teori dan dilanjutkan praktik lapangan di GOR Wilis, Kota Madiun, Selasa (25/2).

Komandan Denpom V/I Madiun Letkol CPM Didik Haryadi mengatakan, pelatihan bertujuan mengingatkan kembali para pengemudi, khususnya anggota TNI, agar tertib dan mengikuti aturan berlalu lintas. Juga sebagai upaya mencegah kecelakaan lalu lintas. Sebanyak 35 personel TNI peserta pelatihan diharapkan dapat menularkan materi yang didapat ke satuannya. ‘’Sehingga tidak ada lagi oknum sopir TNI yang melanggar aturan, baik mobil maupun sepeda motor,’’ ujarnya.

Dalam kegiatan itu, sejumlah anggota Satlantas Polres Madiun Kota menunjukkan tata cara berkendara dan mengemudi. Pun skill saat melintas zig-zag dengan rintangan berjarak 1,5 meter dengan kecepatan tinggi. Pengemudi mobil patwal juga menunjukkan aksi drift ala film Fast and Furious.

Kasatlantas Polres Madiun Kota AKP Budi Cahyono menerangkan, dalam pelatihan safety driving peserta diberi materi penerapan UU 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Intinya, yang perlu diperhatikan pengemudi adalah keselamatan, keamanan, dan kelengkapan kendaraan. ‘’Pertama cara berkendara yang baik, kendaraan roda dua maupun roda empat. Juga tata tertib berlalu lintas,’’ jelas Budi.

Latihan bersama itu semakin seru dengan hadirnya sejumlah siswa SD yang diberikan kesempatan dibonceng anggota TNI/Polri dan motor gede (moge) anggota Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Madiun yang turut berpartisipasi.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Madiun Ansar Rosidi mengapresiasi kegiatan yang digagas Denpom V/I Madiun itu. Pelatihan diklaim dapat memantapkan pola keterampilan dalam berkendara. Sehingga, keamanan dan keselamatan berlalu lintas membudaya. ‘’Kami tentunya support. Bahkan, dari aspek pemerintahan kami perlu membudayakan keselamatan sampai ke level masyarakat,’’ kata Ansar.

Apresiasi yang sama disampaikan Kepala Jasa Raharja Perwakilan Madiun Adhitya Angga Dewa. Dia optimistis pelatihan safety driving mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas. ‘’Latihan ini sekaligus kampanye untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas,’’ tuturnya. (kid/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close