Ponorogo

Denda Rp 15 Juta 300 Pelanggar Prokes

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Masih banyak masyarakat yang abai protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19 di Ponorogo. Buktinya, denda dari para pelanggar terkumpul Rp 15 juta. ‘’Kami masih selektif menerapkan denda,’’ kata Kabid Ketenteraman, Penertiban, dan Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Ponorogo Siswanto Rabu (30/9).

Hingga kemarin jumlah pelanggar yang ditindak 616 orang selama operasi yustisi. Namun, hanya 300 orang yang didenda. Sisanya, 290 orang disanksi sosial dan 16 orang disanksi teguran lisan. ‘’Khusus teguran lisan hanya untuk pelanggar di bawah umur,’’ ujarnya.

Meski besaran denda disesuaikan peraturan bupati (perbup) revisi terbaru, pihaknya banyak menggunakan denda terendah. Yakni, Rp 50 ribu untuk pelanggar individu. Namun, Siswanto mengklaim cukup efektif memberi efek jera. ‘’Ke depan, kami akan terus laksanakan operasi yustisi terpadu dengan jajaran instansi terkait,’’ tuturnya.

Plt Bupati Ponorogo Soedjarno berharap masyarakat semakin meningkatkan kedisiplinan mematuhi protokol pencegahan Covid-19. Operasi yustisi akan terus digencarkan secara acak di berbagai tempat. Pasalnya, jumlah kasus Covid-19 terus bertambah. Bahkan diprediksi bisa tembus 2.000 kasus pada akhir tahun nanti. ‘’Ini yang harus disadari masyarakat,’’ tegasnya. (naz/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close