Ponorogo

Denda Pelanggar Protokol Pencegahan Covid-19

Rp 50 Ribu hingga Rp 500 Ribu

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Sanksi denda bagi pelanggar protokol pencegahan Covid-19 segera diterapkan. Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Ponorogo Agus Pramono membeber isi draf rancangan peraturan bupati (raperbup) penegakan disiplin protokol kesehatan yang masih difasilitasi gubernur. ‘’Besaran denda untuk pelaku usaha maupun pengelola tempat umum lebih besar,’’ kata Agus Minggu (30/8).

Sanksi denda, terutama untuk penggunaan masker di tempat umum. Namun, dilakukan bertahap. Pertama, sanksi teguran baik lisan maupun tertulis. Berikutnya, denda akan diterapkan jika masih tetap melanggar. ‘’Sanksi diterapkan bertahap sampai akhirnya kena denda,’’ jelasnya.

Agus menerangkan, perorangan yang tidak mengenakan masker akan didenda Rp 50 ribu. Sementara, sanksi denda bagi pengelola tempat umum maupun tempat usaha Rp 500 ribu. ‘’Karena penegakan disiplin ini juga jadi tanggung jawab pengelola tempat umum, pelaku usaha, dan seluruh masyarakat,’’ ujarnya.

Agus menyebut denda akan masuk ke kas daerah. Nantinya, akan dikembalikan ke masyarakat dalam wujud upaya penanganan pandemi Covid-19. Dia juga yakin, pelaku usaha dan masyarakat dapat memahami kebijakan ini. ‘’Jangan khawatir karena ini dapat dipertanggungjawabkan,’’ klaimnya.

Pasca-apel dengan Polri-TNI serta lintas sektor beberapa waktu lalu, Pemkab Ponorogo dan satgas penanggulangan Covid-19 menyatakan komitmen bersama. Dalam menindaklanjuti instruksi presiden terkait kewajiban mematuhi protokol pencegahan Covid-19. ‘’Sanksi yang diatur bahkan tidak hanya denda. Tempat usaha juga bisa ditutup sementara sebagai bentuk hukuman disiplin,’’ tegas Agus. (naz/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button