Madiun

Demi Kemanusiaan, Batasi Pembelian Sanitasi Tangan

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Penyanitasi tangan (hand sanitizer) semakin langka di pertokoan. Nyaris tak ada toko obat, apotek, maupun minimarket yang menyediakan stoknya. Menyikapi itu, Unit Produksi dan Jasa (UPJ) Jurusan Kimia Industri SMK Gula Rajawali, Kota Madiun, memproduksi secara masal. ‘’Awalnya kami memproduksi hanya saat UNBK lalu. Karena banyak permintaan, akhirnya terus kami produksi dalam jumlah besar,’’ kata Nurhadi Kurniawan, ketua Jurusan Kimia Industri, Minggu (29/3).

Nurhadi memastikan apa yang dilakukan sekolahnya murni bagian dari misi kemanusiaan. Merespons kelangkaan seiring mewabahnya virus korona di mana-mana. Kebetulan pula, laboratorium di sekolahnya masih memiliki stok bahan dasar pembuatan sanitasi tangan yang sesuai standar World Health Organization (WHO). ‘’Karena sangat dibutuhkan masyarakat, kami jual dengan harga sangat murah pula,’’ ujarnya.

Sampai kini, hampir 400 botol ukuran 100 mililiter yang telah diproduksi. Satu botol ukuran 100 mililiter hanya dibanderol Rp 20 ribu. Agar distribusinya merata, pembelian dibatasi maksimal 5 botol untuk satu pembeli. SMK Gula Rajawali juga tak mengharapkan inovasi yang dilakukan ini dimanfaatkan oknum tak bertanggung jawab untuk mendapat keuntungan besar. ‘’Banyak permintaan dari luar kota, tapi kami lebih mengutamakan untuk warga Kota Madiun terlebih dahulu,’’ terangnya. (mg3/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close