Madiun

Delapan Napi Lapas Madiun Positif HIV

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun kembali diobok-obok. Senin malam (7/6) petugas gabungan dari Polres Madiun Kota, BNNK Nganjuk, dan internal lapas merazia narkoba. Kamis (10/6) giliran Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kota Madiun mendatangi hotel prodeo itu.

Mereka menskrining infeksi human immunodeficiency virus (HIV) pada 204 warga binaan (wabin) lapas. Hasilnya, salah seorang di antaranya terdeteksi reaktif saat dilakuan voluntary counselling and testing (VCT) mobile itu. ‘’Masih perlu pemeriksaan lanjutan,’’ kata Kasi Pengelolaan Pelayanan Penyakit Menular dan Tidak Menular Dinkes-PPKB Kota Madiun Tri Wahyuning Novitasari.

Upaya tersebut, lanjut Tri, untuk memastikan yang bersangkutan positif HIV atau tidak. Jika positif, selanjutnya dilakukan akses layanan pengobatan antiretroviral (ARV). ‘’Ini rutin dilakukan setiap tahun menyasar WBP (warga binaan pemasyarakatan),’’ ujarnya.

Kepala Lapas Kelas I Madiun Asep Sutandar membeberkan, dari total 1.140 napi, sejauh ini delapan napi mengidap HIV dan lima napi mengidap tuberkulosis (TBC). Fakta tersebut menjadi perhatian khusus pihaknya. Sebab, keduanya termasuk jenis penyakit menular. ‘’Tapi jangan sampai mereka dikucilkan,’’ pinta Asep.

Asep menjelaskan, napi tersebut mendapatkan perlakuan khusus demi menekan risiko penularan. Blok khusus disediakan untuk menampung mereka. Pun peralatan makan, cukur, dan sejenisnya dikhususkan agar tidak digunakan napi lain yang sehat. (kid/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button