Madiun

DBD Telan Dua Nyawa

PSN Lebih Efektif Dibandingkan Fogging

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Bukan hanya pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai. Kasus demam berdarah dengue (DBD) juga masih menjadi momok sektor kesehatan di Kabupaten Madiun.

Dinas kesehatan (dinkes) mencatat, sepanjang 2020 terdapat 74 kasus DBD. Bahkan, dua penderita di antaranya meninggal dunia. Meski begitu, jumlah kasus tahun ini cenderung menurun dibandingkan 2019. ‘’Pada tahun lalu terdapat 305 kasus dengan empat korban meninggal dunia,’’ kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Madiun Amam Santosa Rabu (23/9).

Amam menyebut puncak kasus DBD sudah terlewati pada April lalu. Namun, pihaknya tetap meminta warga waspada persebaran nyamuk ketika kemarau. ‘’Masyarakat harus disiplin dalam menjaga perilaku dan (kebersihan) lingkungan,’’ tuturnya.

Masyarakat bisa menggalakkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) untuk mencegah DBD. Seperti membersihkan bak mandi, mengubur barang bekas, dan menutup tempat air. ‘’PSN lebih efektif daripada sekadar fogging,’’ kata Amam. (mg4/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button