KesehatanMagetan

DBD, Siklus 3 Tahunan Terulang di Magetan

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Jumlah penderita DBD di Magetan mengalami peningkatan signifikan. Tiga kali lipat dari tahun lalu yang menjangkiti 156 penderita. Sedangkan hingga Oktober tahun ini, sudah 481 penderita.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Magetan Didik Setyo Margono memprediksi jumlahnya masih akan meningkat. Seiring musim penghujan yang diperkirakan mulai bulan ini. ‘’Setiap tiga tahun sekali, biasanya ada ledakan jumlah pasien,’’ terangnya.

Ledakan itu, lanjut Didik, diperkirakan terjadi mulai kurun Desember-Januari tahun depan. Dampak gigitan nyamuk aedes aegypti itu menjadi siklus tahunan yang sulit terhindarkan. ‘’Peningkatan biasanya terjadi di daerah endemis,’’ lanjutnya.

Sebanyak 56 desa dan kelurahan masuk kategori endemis. Adapun 154 desa dan kelurahan lainnya masuk kategori sporadis. Berbagai upaya pencegahan mulai dipersiapkan, salah satunya fogging. ‘’Setiap ada laporan segera kami tindaklanjuti. Tentunya, setelah melakukan PE (penyelidikan epidemiologi),” terangnya.

Menghadapi musim penghujan ini, dinkes juga bakal menggelar larvasidasi. Yakni,  pemberian serbuk abate untuk membunuh jentik nyamuk. Penyuluhan 3M plus tetap dilaksanakan. Juga, pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Langkah klasik itu terbukti membuahkan hasil. ‘’Masyarakat harus hidup sehat,’’ jelasnya.

Didik juga sudah berkirim surat ke masing-masing kecamatan, desa, dan kelurahan untuk mengantisipasi musim penghujan. Puskesmas juga diminta berperan aktif turun memantau kondisi di lingkungan kerjanya. ‘’Sudah kami lakukan beberapa pekan lalu. Kami harapkan surat itu segera ditindaklanjuti,” ungkapnya.

Dinkes juga bekerja sama dengan RSUD dr Sayidiman, RSUD Soedono dan RSUD Kota Madiun. Warga Magetan yang berobat di rumah sakit tetangga itu diharapkan bisa dilaporkan. Sehingga, dinkes bisa segera mengadakan PE di kediaman pasien. Jika positif bisa langsung dilakukan fogging untuk mencegah penyebaran nyamuk aedes aegypti. (bel/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button