Ngawi

Dari Hobi ke Bisnis, Rizqi Ropatono Suharyo Raup Untung dari Jualan Hot Wheels

Berburu hingga Toko Mainan Kota Lain dan via Internet

Miniatur mobil memang unik. Sebab, jika diperhatikan, setiap bagian mobil terlihat sama dengan mobil aslinya. Hanya ukurannya saja yang kecil. Hal itu yang kemudian membuat Rizqi Ropatono Suharyo merasa kepincut. Meski butuh banyak biaya untuk menambah koleksi, tapi tak jarang dia bisa menambah pendapatan dari penjualan miniatur tersebut.

==============

SUGENG DWI, Ngawi, Jawa Pos Radar Ngawi

TOKO kecil di tepi Jalan Hasanudin itu sungguh mencolok mata. Karena terpampang gambar mobil besar di depan toko. Tapi, siapa sangka jika masuk ke dalamnya terdapat ratusan miniatur mobil atau diecast terpajang rapi di dinding etalase.

Semua benda itu merupakan koleksi milik Rizqi Ropatono Suharyo. Dia yang punya toko tersebut. Sedangkan, miniatur mobil yang dipajang itu dia jual. Jenisnya adalah hot wheels. ‘’Awalnya dulu adalah konter handphone. Tapi akhirnya nyambi jualan miniatur mobil sampai sekarang,’’ kata Toni, sapaan akrab Rizqi Ropatono Suharyo.

Toko mainan hot wheels itu dia rintis sejak 2011. Sebelumnnya, Toni menjual semua jenis diecast. Tapi, belakangan hanya hot wheels yang dia jual. Dari situ, dirinya bisa memperoleh laba bersih sebesar Rp 700 ribu. Nilai itu belum termasuk hasil lelang diecast yang biasa diikutinya. ‘’Selain jualan langsung di toko, terkadang juga sering lelang online,‘’ ungkapnya.

Pria 42 tahun itu mengaku kepincut diecast berawal dari Sello. Anak lelakinya tersebut sering merengek minta dibelikan hot wheels. Lambat laun kegemaran Sello itu menular kepadanya. Hingga sering berburu miniatur mobil tersebut ke berbagai pusat perbelanjaan. ‘’Kebetulan lagi diskon, merek Honda, Ferari, Toyota, dan lainnya, akhirnya borong,‘’ terangnya.

Banyak miniatur mobil yang dibelinya ketika itu. Tapi, tidak semua diberikan kepada anaknya. Sekitar 20 unit diecast sengaja disembunyikan Toni dari Sello. Kemudian dia pajang di konter handphone-nya. ‘’Sekarang konternya justru berubah menjadi toko hot wheels,’’ ujar suami Rully Kusdhaniar itu.

Meski sudah punya banyak koleksi diecast dan beberapa telah laku terjual, tapi bapak tiga anak itu mengaku masih bernafsu memburu miniatur mobil tersebut. Perburuannya tersebut bahkan sampai ke luar kota. Aktivitas itu biasa dilakukan Toni ketika berlibur bersama anak dan istrinya. ‘’Jadi, ketika berada di suatu kota itu pasti mencari toko mobil-mobilan. Siapa tahu dapat koleksi baru,’’ kata penggemar petinju Muhammad Ali itu. ****(her/c1)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close