Pacitan

Dari 38 yang Telah Menjalani Rapid Test, Seorang Santri Temboro Reaktif

PACITAN, Jawa Pos Radar PacitanRapid test puluhan santri Temboro, Magetan,  yang pulang ke Pacitan dilaksanakan Senin lalu (27/4). Hasilnya, dari 38 santri, seorang di antaranya reaktif. Selanjutnya, yang bersangkutan bakal menjalani tes polymerase chain reaction (PCR) untuk memastikan tertular Covid-19. ‘’Rencananya hari ini akan kita uji swab (PCR, Red),’’ kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Pacitan Rahmad Dwiyanto Selasa (28/4).

Rencananya, santri tersebut bakal dikarantina mandiri di rumah. Pun dengan pengawasan ketat dari petugas kesehatan dan keluarga. Sembari menunggu hasil swab yang bakal dikirim ke Surabaya. ‘’Mungkin butuh waktu beberapa hari sebelum hasil tes keluar,’’ ujar kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pacitan itu.

Pemeriksaan puluhan santri tersebut dilakukan masing-masing puskesmas wilayah. Puskesmas Tanjungsari memeriksa 22 santri dan Puskesmas Kebonagung memeriksa tujuh santri. Sedangkan Puskesmas Ngadirojo yang memeriksa sembilan santri, salah satunya reaktif. ‘’Hari ini dilaksanakan pemeriksaan pada beberapa santri di Puskesmas Jeruk dan Pakisbaru bersama beberapa orang tuanya,’’ papar Rahmad.

Pihaknya juga melakukan rapid test kedua bagi kontak pasien covid confirm pertama. Dari 53 orang yang dites, keseluruhannya negatif. Termasuk beberapa staf RSUD yang ikut diambil sampel darahnya juga nonreaktif virus korona. ‘’Juga dua pasien RSUD yang sebelumnya mengalami gejala flu turut kita periksa dan hasilnya negatif,’’ ungkapnya.

Rencananya, tracing susulan bakal kembali dilakukan pada kontak covid confirm nomor 2. Tak jauh beda dengan tracing pasien pertama, pihaknya bakal melakukan scanning beberapa tahap. Saat ini pasien nomor dua diisolasi di RSUD dr Darsono. ‘’Pasien sudah ikhlas dan sabar menerima penyakit tersebut,’’ jelasnya.

Rahmad berharap warga bijak menyikapi pandemi Covid-19. Pun tak panik akan bertambahnya jumlah pasien. Pihaknya memastikan melakukan protokol kesehatan sesuai ketentuan. Warga juga diminta selalu menggunakan masker saat keluar rumah. ‘’Tapi sebaiknya di rumah saja,’’ pintanya. (gen/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close