Madiun

Dapat Diskon Hukuman, Sembilan Napi Lapas Madiun Bebas

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Warga binaan (wabin) penghuni Lapas Kelas I Madiun berkurang sembilan orang. Itu setelah para narapidana (napi) tersebut mendapat asimilasi gelombang tiga tahun ini. Mereka mendapat diskon hukuman sebelum masa pidana berakhir.
Suradi, salah satunya. Kakek 66 tahun asal Wonoasri, Kabupaten Madiun, itu seharusnya menjalani masa tahanan hingga 24 September. Dia pun berkali-kali berikrar tidak akan mengulangi kesalahan. Suradi tersandung kasus penipuan dan divonis lima tahun penjara. ‘’Saya sudah kapok, mau ternak ayam atau lele saja,’’ kata Suradi.

Kalapas Kelas I Madiun Asep Sutandar mengungkapkan, tidak menutup kemungkinan napi lain menyusul. Asalkan memenuhi syarat yang ditetapkan. Baik administrasi maupun substansi. ‘’Kami berpesan bahwa ini kesempatan yang baik dalam rangka meningkatkan stabilitas, menghindari sebaran Covid-19 di dalam lapas,’’ jelas Asep, Sabtu (7/8).

Asep mengklaim asimilasi yang terus bergulir dari Kemenkum-HAM itu gratis alias tidak dipungut biaya. Hal tersebut sebagai upaya pemerintah memutus sebaran Covid-19. Pun kesempatan para napi meningkatkan kedisiplinan menjalankan protokol kesehatan sekeluar dari lapas. ‘’Kita tahu di dalam lapas ini situasinya sudah over-crowded,’’ ungkapnya. (kid/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button