Madiun

Dapat DBHCHT Rp 3,6 M, Dibelikan Videotron Rp 2,7 M

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Madiun mendapat durian runtuh. Tahun ini organisasi perangkat daerah (OPD) itu menerima jatah dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) untuk kali pertama. ‘’Total Rp 3,6 miliar,’’ kata Sekretaris Diskominfo Kabupaten Madiun Bibit Wiyono, Selasa (1/6).

Bukan perkara mudah untuk membelanjakan duit berjibun itu. Apalagi, kepastian tersebut baru diketahui awal Maret lalu. Sehingga, perencanaan penggunaan langsung digeber agar dana bisa terserap. ‘’Kerangka perencanaan alokasi sudah sampai tahap sinkronisasi di biro hukum provinsi. Setelah itu baru bisa dialokasikan untuk sejumlah program kegiatan,’’ kata Bibit sembari memprediksi dana cair triwulan ketiga tahun ini.

Sejumlah program kegiatan yang berorientasi sosialisasi terkait DBHCHT telah masuk daftar perencanaan. Antara lain, sosialisasi ke kelompok informasi masyarakat (KIM). Sementara ini, hanya 15 desa yang KIM-nya aktif. Sosialisasi juga bakal menggandeng sejumlah pihak terkait informasi publik.

Juga, meng-cover sosialisasi sejumlah OPD penerima DBHCHT. Tak ketinggalan, pemanfaatan media seperti banner dan lain-lain untuk perluasan informasi. Salah satu fungsi utama sosialisasi adalah larangan rokok ilegal atau tanpa cukai. ‘’Sejumlah kegiatan dan program itu kami rencanakan di internal diskominfo,’’ terangnya.

Pihaknya juga merencanakan pengadaan videotron dua sisi. Menurut dia, program tersebut menjadi yang paling kuat menyerap anggaran. Nominalnya Rp 2,7 miliar. Separo lebih dari jatah DBHCHT yang masuk kantong diskominfo. ‘’Itu baru kerangka perencanaan. Kemungkinan besar lokasi pemasangan di kawasan simpang Dumpil,’’ ungkapnya. (den/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button