Madiun

Dampak Pembelajaran Daring Picu Prokrastinasi Akademik

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Lonjakan kasus Covid-19 yang berujung penerapan PPKM darurat memaksa pembelajaran tatap muka (PTM) belum bisa dilaksanakan. Sebaliknya, siswa masih mengikuti proses belajar-mengajar secara daring.

Kalangan psikolog menilai pembelajaran daring mengakibatkan perubahan cara belajar. Kondisi itu berpotensi menumbuhkan prokrastinasi akademik. ‘’Yaitu perilaku sengaja menunda tugas akademik yang mestinya segera diselesaikan,’’ ujar Dahlia Novarianing Asri, salah seorang psikolog, Minggu (8/8).

Dahlia menyebut, prokrastinasi akademik dipengaruhi faktor internal dan eksternal. Faktor internal terkait dengan kepribadian, kompetensi, afeksi, kognitif, persepsi terhadap karakter tugas, serta pengalaman masa lalu. ‘’Sedangkan faktor eksternal misalnya kurangnya dukungan sosial, kualitas guru, dan budaya di sekolah,’’ paparnya.

Menurut dia, prokrastinasi akademik bisa mengakibatkan rendahnya tingkat kehadiran di sekolah yang berujung buruknya prestasi belajar. Konsekuensi selanjutnya, siswa terancam drop out serta mengalami stres. ‘’Ketika seseorang menyadari telah menunda menyelesaikan tugasnya, mereka bisa mengalami perasaan seperti cemas dan merasa bersalah,’’ sebut Dahlia. (irs/c1/isd/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button