Madiun

Damai Bersyarat Tiga THM Penggugat Bupati

Bayar Rp 7,7 M, Cabut Perbup

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Keraguan menghampiri tiga tempat hiburan malam (THM) yang menggugat Bupati Madiun Ahmad Dawami. Kubu MoM, In Joy, dan Tirta Alam bersepakat tidak akan menuntut ganti rugi Rp 15 miliar sebagaimana petitum awal. Melainkan mengubahnya dengan dua klausul berbeda.

Perubahan tersebut mengemuka dalam sidang mediasi antara penggugat dengan tergugat di Pengadilan Negeri (PN) Madiun Rabu (22/1). ‘’Kami bersedia berdamai dengan sejumlah syarat,’’ kata Wawan Sugiarto, kuasa hukum tiga THM tersebut, usai sidang.

Kliennya punya pilihan berbeda dalam sidang damai yang sempat tertunda pekan lalu itu. Kepada hakim mediator Teguh Harisa, MoM bersedia membatalkan gugatan, bahkan menutup usaha. Syaratnya, kubu tergugat sudi mengganti nilai investasi yang telah dikeluarkan sebesar Rp 7,7 miliar. Sedangkan In Joy dan Tirta Alam bersedia berdamai asalkan Perbup 21/2019 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Usaha Pariwisata dicabut. ‘’Syarat damai sudah diserahkan, tinggal menunggu jawaban pihak tergugat,’’ ujarnya.

Dia menjelaskan, kliennya mencium arah kebijakan pemkab ingin mematikan usaha tempat berdendang secara pelan-pelan. Hal itu tertuang pada salah satu poin perbup. Yakni, tempat karaoke melekat pada izin hotel berbintang empat. Pemilik MoM merasa terganggu. Ketika sudah memperoleh izin, tapi malah ada indikasi ditutup permanen. ‘’Kalau In Joy dan Tirta Alam masih berkeinginan untuk meneruskan usahanya. MoM ingin cari wilayah lain,’’ ungkapnya.

Sidang tertutup itu berlangsung 20 menit dimulai pukul 12.00. Pihak penggugat hanya diwakili pemilik MoM dan In Joy. Sedangkan tergugat diwakili Kabag Hukum Setdakab Alif Margianto dan Kasubag Bantuan Hukum Eka Budianta. ‘’Ini bukan mengganti gugatan, tapi memang sudah menjadi tahapan persidangan,’’ ujar Wawan.

Diketahui, Kaji Mbing –sapaan Bupati Ahmad Dawami– digugat Rp 15 miliar karena kerugian materil dan nonmateriil. Langkah tiga THM itu buntut kebijakan penutupan operasional saat operasi malam Natal tahun lalu. ‘’Kami akan pelajari dulu (syarat damai dari penggugat),’’ ucap Alif kala dimintai tanggapan ihwal persyaratan damai MoM dkk. (den/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button