Ponorogo

Curiga Eksodus Kota, Dispendukcapil Indikasikan Berkaitan PPDB

PONOROGO – Sepanjang 2019, ada puluhan warga Bumi Reyog yang pindah alamat ke kecamatan kota. Ada indikasi banyaknya pengajuan pindah alamat berkaitan dengan penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2019/2020, yang segera dimulai dalam waktu dekat. Maklum, di kecamatan kota, berjejal sekolah-sekolah yang dicap unggulan. ‘’Bagi dispendukcapil, sepanjang persyaratan pengajuan pindah alamat ini lengkap, kami tidak bisa melarang, harus memproses,’’ ujar Kepala Dispendukcapil Vifson Suisno, kepada Radar Ponorogo.

Vifson membeber, sepanjang tahun ini sudah ada lebih dari 50 pengajuan pindah alamat. Khususnya ke wilayah kecamatan kota. Umumnya, kata dia, pengajuan pindah alamat tidak sampai sebanyak itu. Apalagi ke wilayah kecamatan kota. Dispendukcapil tidak bisa memastikan kepindahan alamat itu apakah berdekatan dengan sekolah favorit atau tidak. ‘’Kami tidak bisa monitor apakah alamat yang dituju itu berada di dekat sekolah apa. Kewenangan kami sebatas di urusan administrasi pindah alamat,’’ kata dia.

Pun, lanjut Vifson, saat ini mengurus pindah alamat semakin mudah. Persyaratan utama yang harus dibawa hanya kartu keluarga (KK). Sebab, data disanalah yang akan diubah. baru kemudian berpengaruh ke dokumen kependudukan lainnya. ‘’Cukup bawa KK, orang tua kemudian tinggal mengutarakan pindah di alamat mana,’’ sebutnya. ‘’Sepanjang persyaratan lengkap, akan kami proses, apakah hanya antar rt, desa, atau kabupaten,’’ imbuh Vifson.

Apakah berkaitan dengan segera dimulainya PPDB, Vifson tak tahu menahu. Yang jelas, pihaknya berkomitmen tetap memproses. Pun, kewenangan mengenai zonasi dan aturan lain dalam PPDB di ranah dindik. ‘’Apakah pengajuan pindah alamat itu maksudnya untuk mengikuti PPDB yang menggunakan sistem zonasi?. Nanti dindik mereka yang menentukan dibolehkan atau tidak,’’ ujarnya. (naz/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button