Mejayan

Curah Hujan Naik 40 Persen

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Pemkab Madiun pasang kuda-kuda menyambut musim penghujan. Potensi bencana banjir dan longsor membayangi kabupaten ini menyusul prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda mengenai peningkatan curah hujan di pengujung tahun.

Rabu (14/10) pemkab menggelar rapat koordinasi kesiapsiagaan bersama forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) di halaman Pendapa Ronggo Djoemeno, Puspem Caruban. Peralatan kebencanaan serta personel gabungan TNI, Polri, dan badan penanggulangan bencana daeah (BPBD), dicek kesiapannya. ‘’Biasanya akhir tahun (curah) hujan tinggi, begitu juga potensinya (bencana, Red). Karena itu, diantisipasi,’’ kata Bupati Madiun Ahmad Dawami.

Kaji Mbing, sapaan bupati, tidak ingin bencana alam menambah beban perjuangan melawan pandemi Covid-19. Ibarat peribahasa, sudah jatuh tertimpa tangga. ‘’Kami berharap ada keterlibatan masyarakat mulai pencegahan, penanganan, sampai pascabencana. Masyarakat partisipatif, pemerintah responsif,’’ tuturnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun Muhamad Zahrowi menyebut, peningkatan curah hujan diprediksi hingga 40 persen. Ramalan cuaca  itu patut diantisipasi. Pasalnya, sejumlah desa di enam kecamatan rawan banjir. ‘’Karena bencana urusan bersama, pemeliharaan saluran air harus ditingkatkan. Pihak desa dan kecamatan harus gotong-royong,’’ pintanya. (den/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close
               
         
close