Madiun

CPNS Kota Madiun: Jatah 174 Formasi tanpa K-2

MADIUN – Tenaga honorer kategori dua (K-2) Kota Madiun tidak akan mendapat karpet merah pada CPNS tahun ini. Dari formasi CPNS 2018 yang telah dikantongi pemkot, tidak ada satu pun yang dikhususkan bagi K-2 tenaga pendidikan dan tenaga kesehatan. Terutama, bagi mereka yang tidak lulus pada seleksi CPNS 2013 lalu. Namun demikian, mereka masih bisa menjajal peruntungan lewat seleksi reguler untuk memperebutkan 174 formasi yang tersedia. ’’Tidak ada formasi khusus K-2,’’ kata Kepala BKD Haris Rahmanudin.

Informasi mengenai CPNS 2018 untuk Kota Karismatik pertama kali dibuka ke publik oleh Wali Kota Madiun Sugeng Rismiyanto (SR). Usai paripurna di gedung DPRD kemarin, SR mengatakan kepada awak media jika pemkot memperoleh formasi 174 posisi untuk CPNS tahun ini. Haris membenarkan angka yang disebut SR. Namun demikian, dia masih belum mau memerinci detail 174 posisi tersebut. ’’Kami masih harus konfirmasi dulu ke BKN perinciannya di posisi mana saja,’’ ujarnya.

Haris beralasan banyak daerah mendapatkan data formasi CPNS yang keliru dari KemenPAN-RB dan BKN. Dan, dia belum yakin terhadap data yang saat ini telah dipegang. Haris hanya berani memastikan satu hal. Bahwa, tidak ada jalur khusus bagi K-2 di bidang pendidikan dan kesehatan yang tidak lulus CPNS tahun 2013 lalu. Sementara saat ini terdapat 32 K-2 di Kota Karismatik. Termasuk guru SMA/SMK sederajat. ’’Tidak ada yang memenuhi syarat. Semisal, persyaratan S-1 dengan usia maksimal 35 tahun,’’ tuturnya.

Haris berjanji, informasi yang didapatnya baru akan benar-benar jelas pada Rabu esok (12/9). Hari itu dia diundang kembali untuk mengikuti rapat di Kanreg II BKN Surabaya. Di sana akan dibahas seputar detail sejumlah jalur khusus seperti untuk lulusan dengan predikat cum laude hingga pendaftar yang menyandang disabilitas. Juga membahas persiapan penyelenggaraan tes computer asissted test (CAT) di daerah-daerah.

’’Kesiapan daerah dalam menjadi penyelenggara juga dibahas. Waktunya memang mepet dari jadwal, karena seharusnya 19 September pendaftaran dibuka kalau sesuai jadwal,’’ beber Haris. ‘’Di sisi lain, masyarakat bisa mencari informasi resmi dari portal BKN, semisal apa saja yang dipersyaratkan,’’ imbuhnya.

Di awal tahun ini BKD mengusulkan formasi 198 posisi untuk diisi pada CPNS besar-besaran tahun ini. Itu mengacu kebutuhan sesuai angka pensiun di dua tahun terakhir. Wali Kota Madiun Sugeng Rismiyanto (SR) mengatakan bahwa penetapan jumlah formasi CPNS untuk daerah yang dia pimpin murni kebijakan pemerintah pusat. Sementara, pihaknya hanya sebatas mengusulkan. ’’Kalau ditanya kurang, ya kurang. Tapi kalau memang dijatah sekian, harus segera realisasi,’’ terang SR.

CPNS besar-besaran tahun ini ditangani sepenuhnya oleh pemerintah pusat. Daerah hanya sebatas mengusulkan formasi dan membantu penyelenggaraan tes di daerah masing-masing. Termasuk, penentuan sejumlah jalur khusus seperti pendaftar dengan predikat nilai cum laude maupun suma cum laude. Serta, pendaftar yang memiliki disabilitas. Jalur-jalur khusus itu perlu dikoordinasikan lebih lanjut. ‘’Supaya jelas, disabilitas seperti apa yang bisa dan yang tidak bisa. Ketentuan-ketentuan khusus ini perlu dipertegas,’’ tandasnya. (naz/c1/ota)

 

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button