Mejayan

CPNS Keberatan Hasil Seleksi, Tak Bisa Tatap Muka

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Pengajuan keberatan hasil seleksi administrasi rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 tak bisa dilakukan lewat tatap muka. ‘’Prosesnya harus online,’’ kata Ketua Verifikator Rekrutmen CPNS Kabupaten Madiun 2019 Sri Diana Dewi Kusumaningrum Selasa (17/12).

Pihaknya membuat helpdesk untuk mengakomodasi hal-hal yang dipersoalkan pelamar. Layanan bantuan itu lewat e-mail dengan alamat yang tertera pada edaran pengumuman hasil kelulusan administrasi nomor 810/2212/402.201/2019. Keberadaan helpdesk menindaklanjuti ketentuan dari pemerintah pusat. Menghindari adanya sangkaan bila peserta bertemu dengan panitia. ‘’Karena itu, penyanggahan dilakukan secara online,’’ ujarnya.

Masa sanggah dibuka selama tiga hari dimulai kemarin. Diana belum sempat mengecek ada tidaknya pendaftar yang mengajukan protes. Dipastikan tidak ada pelamar yang mendatangi kantor badan kepegawaian daerah (BKD) untuk melayangkan sanggahannya. ‘’Kalaupun ada, diarahkan online,’’ terang kabid mutasi pegawai BKD Kabupaten Madiun tersebut.

Pansel dapat menerima atau menolak alasan pengaduan. Ketentuan bisa diterima jika alasan kesalahan pada persyaratan bukan berasal dari pelamar. Apabila sanggahan pelamar diterima, pansel bakal mengumumkan ulang hasil seleksi administrasi. Temponya maksimal tujuh hari setelah berakhirnya waktu pengajuan sanggah atau Kamis mendatang (26/12).

Diana meluruskan, pengumuman hasil seleksi terjadwal Senin lalu (16/12). Itu dilakukan serentak tingkat daerah dan kementerian. Sedangkan Kamis (12/12) merupakan batas terakhir memverifikasi persyaratan pendaftar yang masuk. ‘’Tidak ada penundaan. Kami umumkan sesuai jadwal,’’ tuturnya.

Panselda menetapkan 534 dari total 3.144 pelamar TMS. Penyebabnya didominasi persoalan teknis. Paling banyak keliru pada pengalamatan surat lamaran. Penyebab lainnya adalah ketidakcocokan antara program studi (prodi) pelamar dengan formasi yang dituju. Sedangkan alasan pencoretan karena persoalan akreditasi prodi tidak terlalu banyak. Pelamar telah memenuhi ketentuan harus terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) atau Pusdinakes/LAM-PTKes saat kelulusan. (cor/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button