Madiun

CPNS 2019: Buka Tiga Formasi Pelamar Disabilitas

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Penyandang disabilitas kembali diberi jatah oleh pemkot dalam proses rekrutmen CPNS tahun ini. Sekalipun pada tahun lalu formasi yang disediakan tidak ada peminat.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Madiun Haris Rahmanudin mengatakan, pihaknya menyediakan tiga formasi CPNS bagi penyandang disabilitas. Kuota itu dianggap telah memenuhi persyaratan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi 23/2019. ‘’Kami membuka tiga formasi untuk penyandang disabilitas. Ketentuannya minimal 2 persen,’’ kata Haris Rabu (13/11).

Adapun formasi CPNS yang diberikan kepada penyandang disabilitas adalah guru kelas, analis kepegawaian, dan pranata komputer. Bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, formasi yang disediakan bagi penyandang disabilitas tahun ini lebih banyak. Rekrutmen CPNS tahun lalu, pemkot hanya membuka dua formasi. Meliputi formasi analisis kepegawaian di bagian umum serta arsiparis ahli. ‘’Saya berharap formasi itu dimanfaatkan,’’ ujarnya.

Diketahui, tahun ini ada ketentuan baru dalam proses rekrutmen CPNS. Pelamar yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) seleksi administrasi diberi waktu sanggah maksimal tiga hari setelah pengumuman. Kemudian, instansi terkait diberi waktu maksimal tujuh hari untuk menjawab sanggahan tersebut. Pelamar diharapkan menyiapkan dokumen-dokumen pendukung jika merasa keberatan karena tidak lolos seleksi administrasi. Rekrutmen CPNS tidak dipungut biaya dan prosesnya ditangani penuh oleh panitia seleksi nasional (panselnas).

Pelamar yang dinyatakan lolos seleksi administrasi akan maju ke tahap seleksi kompetensi dasar (SKD). Rencananya, SKD digelar Februari 2020. Tahapan berikutnya adalah seleksi kompetensi bidang (SKB) pada Maret 2020. Untuk persyaratan indeks prestasi kumulatif (IPK) dipatok 3.00. ‘’Kami mengimbau pelamar agar mencermati persyaratan yang harus diunggah. Baik berupa formulir lamaran, ijazah, transkrip nilai, dan berkas lainnya. Cek lagi, jangan sampai keliru,’’ pesan Haris. (her/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button