News

Ciri Khas Indonesia

×

Ciri Khas Indonesia

Share this article

Ciri Khas Indonesia – BlankOn adalah distribusi turunan Ubuntu yang dapat diinstal pada sistem Ubuntu asli (dengan apt-get) atau dengan repositori CD/DVD. Pada prinsipnya BlankOn hanya menawarkan paket premium/reduksi. Dan dengan berfokus pada pengguna biasa dan mengubah BlankOn menjadi distribusi Linux yang “berfungsi” bagi penggunanya.

BlankOn Linux dikembangkan oleh tim pengembangan BlankOn Indonesia dengan dukungan dari Linux Driving Foundation Indonesia (YPLI). Tujuan pengembangan distro BlankOn Linux adalah untuk menciptakan distro Linux yang dapat memenuhi kebutuhan pengguna komputer umum di Indonesia khususnya untuk bidang pendidikan, perkantoran dan pemerintahan. BlankOn didesain dengan dukungan multimedia seperti MP3, VCD dan DVD. BlankOn dirancang dengan tampilan grafis dan tema yang menampilkan ciri khas Indonesia. Pengembangan BlankOn tetap terbuka untuk umum. Kegiatan pengembangan ini diharapkan dapat merilis BlankOn satu atau dua kali dalam setahun.

Ciri Khas Indonesia

BlankOn merupakan hiasan kepala khas berbagai suku/budaya di Indonesia antara lain suku Jawa (umumnya dari provinsi Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur), Sunda (umumnya dari provinsi Jawa Barat dan Banten), Madura, dan Bali. , dan lain-lain.

Putri Ariani Berpotensi Superstar Dunia, Denny Ja: Tampilkan Ciri Khas Indonesia

BlankOn juga berarti blank (biner 0) dan on (biner 1) atau topi digital (modern) dengan tampilan klasik (antik). Arti lain dari kata BlankOn adalah perubahan dari blank (kosong) menjadi on (menyala atau terisi). Inti dari filosofi BlankOn adalah harapan agar pengguna distro BlankOn berubah dari tidak tahu (kosong) menjadi tahu (terpenuhi) bahwa ada Linux yang dapat digunakan untuk meningkatkan keterampilan, martabat, dan kemandirian IT. Masyarakat Indonesia.

Hingga tahun 2011 Blankon merilis versi 7.0 pada akhir tahun ini. Pattimura dan yang patut mendapat perhatian dari tim pengembang Blankon adalah setiap versinya selalu mencerminkan ciri khas Indonesia. Dengan menggunakan layar desktop GNOME dan Gtk+, tim pengembang Blankon dapat melakukan berbagai perubahan mulai dari bahasa, tampilan hingga wallpaper yang semuanya berbeda di Indonesia. Jika Anda menjalankan Blankon, Anda juga dapat menemukan beberapa aksara yang ada di Indonesia, seperti aksara Lontara/Bugis-Makassar, aksara Jawa, aksara Batak, dll. Setiap edisi juga menampilkan makna utama bahasa Indonesia yaitu Bianglala (versi 1.0), Konde (versi 2.0), Lontara (versi 3.0), Mauligoe (versi 4.0), Nanggar (versi 5.0), Ombilin (versi 6.0), Pattimura (versi 7.0) dan Rote (versi 8.0) akan segera dirilis.

Pada akhirnya BlankOn diharapkan dapat menjadi aktivator atau meningkatkan motivasi masyarakat Indonesia dalam menggunakan dan mengembangkan Linux dan FOSS lainnya. BlankOn juga memberikan perlindungan (headgear) terhadap ketergantungan perangkat lunak berpemilik. Tentunya seluruh provinsi di Indonesia mempunyai budaya yang beragam, mulai dari bahasa, pakaian adat, hingga produk daerah. Berbagai jenis masakan daerah di Indonesia yang enak dan unik, menggunakan bahan, bumbu dan rempah khas daerah tertentu.

Baca Juga  Perubahan Dari Energi Listrik Kecuali

Hanya sedikit masakan Indonesia yang juga mendapat apresiasi dunia. Faktanya, banyak masakan Indonesia yang dinobatkan sebagai makanan terlezat di dunia. Agar lebih mengenal masakan daerah Indonesia, yuk pelajari lebih lanjut masakan khas masing-masing daerah di bawah ini! Baca juga: 10 Masakan Khas Kota Bekasi yang Enak dan Nikmat

Ciri Khas Ekonomi Syariah (eksyar) Di Indonesia

Mie Aceh merupakan masakan khas dari Aceh yang merupakan perpaduan unik antara mie kuning kental, aneka bumbu dan potongan daging serta makanan laut seperti udang atau kepiting. Diolah dengan berbagai teknik seperti menggoreng, mengukus, dan merebus, Mie Aceh tak hanya menghadirkan cita rasa yang nikmat namun juga menggambarkan kekayaan budaya kuliner Aceh. Sajian ini menjadi warisan kuliner yang memperkaya jati diri masyarakat Aceh dan digandrungi di seluruh Indonesia. 2. Bika Ambon – Sumatera Utara

Bika Ambon walaupun namanya mengacu pada Ambon, sebenarnya berasal dari Sumatera Utara, terutama dikenal di kota Medan. Kue yang lembut dan lengket dengan warna khas kuning ini mempunyai sejarah panjang di masyarakat Medan. Dibalik rasanya yang manis, Bika Ambon bercerita tentang kecerdasan kuliner lokal yang dilestarikan selama bertahun-tahun dan menjadi simbol kehangatan dan keramahan kota ini. 3. Rendang – Sumatera Barat

Rendang, salah satu mahakarya kuliner yang mendunia, merupakan masakan khas Sumatera Barat yang terbuat dari daging sapi, santan, dan bumbu-bumbu yang telah lama dimasak. Kelezatan rendang bukan hanya soal rasa saja, namun juga kisah kepiawaian kuliner tradisional yang diwariskan secara turun-temurun. Rendang telah menjadi ikon masakan Indonesia dan mengukuhkan posisinya sebagai salah satu keajaiban kuliner nusantara. Baca juga: Resep Rendang Daging Sapi untuk Pesta, Pedas dan Enak! 4. Kari Belacan (Riau)

Gulai belacan, masakan khas Riau, terbuat dari olahan udang laut atau air tawar yang dimasak dengan santan dan belacan atau terasi. Dengan rasa pedas dan nikmatnya, Gulai Belacan tak hanya menggugah selera, tapi juga mencerminkan ragam bahan lokal yang digunakan dalam masakan Riau. Sebagai bagian dari kekayaan kuliner daerah ini, Gulai Belacan menghadirkan cita rasa unik yang sulit untuk dilupakan. 5. Ikan Jantan Tempoyak – Jambi

Pakaian Adat, Mempersatukan Ciri Khas Kedaerahan, Dan Budaya

Tempoyak Ikan Patin, masakan khas Jambi, memanjakan lidah dengan cita rasa pedas, manis, dan asamnya yang unik. Olahan lele ini menggunakan tempoyak, hasil fermentasi buah durian. Tempoyak tidak hanya menghadirkan kelezatan tetapi juga mencerminkan kreativitas dalam menggunakan bahan-bahan lokal. Ikan Patin Tempoyak merupakan simbol keberanian menemukan cita rasa dan keunikan kuliner Jambi. 6. Pempek – Sumatera Selatan

Baca Juga  Sebutkan 4 Saja Perbedaan Antara Senyawa Dengan Campuran

Pempek, sajian khas Palembang, menghadirkan harmoni cita rasa olahan ikan segar dan tepung sagu. Disajikan dengan kuah gula, mie, irisan timun, dan udang, Pempek tak hanya memanjakan lidah, tapi juga bercerita tentang ragam bahan lokal yang diolah menjadi hidangan lezat. Pempek merupakan kuliner kebanggaan Sumatera Selatan yang sudah menyebar ke seluruh Indonesia. 7. Pendap-Bengkulu

Pendap, masakan pedas khas Bengkulu ini mempunyai cita rasa yang unik. Terbuat dari ikan yang diolah dengan bumbu dan dimasak dengan daun talas, Pendap melambangkan keberanian mengeksplorasi rasa. Selain disajikan pedas, sajian ini menjadi ciri khas kuliner Bengkulu yang penuh bumbu. 8. Seruit-Lampung

Seruit, masakan khas Lampung, tidak hanya menjadi sajian lezat namun juga menjadi bagian dari tradisi acara keluarga, adat, dan keagamaan. Ikan air tawar bakar yang disajikan dengan terasi, tempoyak atau sambal mangga menciptakan pengalaman kuliner yang memperkaya keragaman cita rasa khas Lampung. Seruit merupakan cerminan keakraban dan kehangatan budaya kuliner Lampung. 9. Mie Bangka – Bangka Belitung

Ciri Khas Rakyat +62

Makanan khas Kepulauan Bangka Belitung yang sangat populer, Mie Bangka tidak hanya terkenal dari tempat asalnya, tapi juga sudah menyebar ke kota-kota besar lainnya. Hidangan ini terdiri dari pasta dengan potongan daging yang dilumuri kuah bening sehingga menciptakan kombinasi rasa yang memanjakan lidah. Mie Bangka merupakan ikon kuliner yang merayakan keberagaman rasa di seluruh Indonesia. 10. Mie Lendir – Kepulauan Riau

Mie Lendir mungkin terdengar asing, namun istilah ini mengacu pada kuah kental yang terbuat dari olahan pasta khas Kepulauan Riau. Saus ini terbuat dari kacang tanah dan ubi sehingga memberikan rasa yang khas dengan warna kecoklatan. Mie Lendir dengan keunikannya merupakan bagian dari inovasi kuliner Kepulauan Riau dan memukau lidah dan mata. Makanan khas Jawa

Kerak Telor makanan khas Betawi terdiri dari ketan, telur ayam/bebek, ebi, bawang goreng, dan kelapa bakar. Kerak Telor tidak hanya menjadi produk pangan saja, namun juga menjadi bagian dari tradisi festival seperti Pekan Raya Jakarta. Di setiap gigitannya, Kerak Telor memberikan pengalaman kuliner yang memancarkan kehangatan budaya Betawi. Baca juga: Resep Kerak Telur Spesial dan Spesial Khas Betawi 12. Karedok – Jawa Barat

Karedok, masakan khas Jawa Barat, merupakan perpaduan sayuran hijau seperti kacang panjang, tauge, kol, timun, dan daun kemangi yang dipadukan dengan bumbu kacang. Tak hanya menggugah selera, sajian ini juga menunjukkan kreativitas dalam membuat masakan sayur. Karedok mencerminkan ragam cita rasa Jawa Barat yang segar dan nikmat. 13. Lompia – Jawa Tengah

Baca Juga  Tepung Ikan Dan Tepung Tulang Ikan Pada Umumnya Digunakan Sebagai

Ciri Khas Makanan Nusantara

Lumpia makanan khas Semarang sering dihidangkan sebagai oleh-oleh dengan berbagai isian seperti daging ayam, telur ikan, sayur mayur, dan udang. Lumpia tidak hanya sekedar sajian lezat, tapi juga merupakan simbol keanekaragaman kuliner Jawa Tengah yang dapat dinikmati dalam berbagai suasana. Sajian ini mengajak Anda untuk merasakan kelezatan dan ragam rasa di Semarang. Baca juga: 15 Makanan Khas Semarang, Dari Jajanan Hingga Makanan Berat 14. Nasi Gudeg – DI Yogyakarta

Nasi Gudeg kuliner khas Jogja berupa nangka muda yang dimasak dengan santan. Disajikan dengan lauk pauk seperti ayam, telur, tahu/tempe bacem, dan sambal goreng krecek, Nasi Gudeg merupakan sajian ikonik yang mencerminkan kekayaan cita rasa Yogyakarta. Setiap gigitannya memberi kita rasa kelezatan dan kehangatan budaya Jogja. 15. Rujak Cingur – Jawa Timur

Rujak Cingur, masakan khas Surabaya ini memiliki keunikan karena bahan utamanya adalah cingur (mulut sapi). Disajikan dengan sayur mayur dan sambal kacang, ditaburi terasi, Rujak Cingur menghadirkan beragam cita rasa khas Jawa Timur yang eksotik dan menarik. Tak hanya nikmat, sajian ini juga memberikan pengalaman kuliner yang tak terlupakan. 16. Sate Bandeng – Banten

Berbeda dengan sate bandeng pada umumnya, sate bandeng berukuran besar dan teksturnya lembut mirip otak-otak. Sate Bandeng yang terbuat dari ikan bandeng yang diolah dengan bumbu merupakan representasi kekayaan laut Banten. Tak hanya menggugah selera, sajian ini juga mencerminkan kreativitas dalam mengolah bahan-bahan lokal menjadi hidangan unik yang nikmat. Makanan khas Kepulauan Nusa Tenggara dan Bali

Honai, Rumah Mungil Khas Papua

Ayam Betutu, masakan khas Bali, menjadi salah satu contoh kekayaan kuliner pulau dewata. Berbahan dasar ayam yang diolah dengan bumbu betutu, hidangan ini menciptakan cita rasa lezat yang mencerminkan keunikan karakter masakan Bali. Ayam Betutu tidak hanya sekedar kuliner biasa, tetapi juga merupakan bagian integral dari tradisi dan perayaan Bali, sering disajikan pada acara-acara khusus seperti upacara keagamaan dan pernikahan. 18. Ayam Taliwang – Nusa Tenggara Barat

Sajian ayam pedas khas Lombok, Ayam Taliwang, tak hanya menggugah selera, namun juga mencerminkan keberanian mengeksplorasi cita rasa. Ayam Taliwang disajikan dengan nasi hangat dan kol

Bunga ciri khas indonesia, ciri khas masakan indonesia, ciri khas flora di indonesia, ciri khas orang indonesia, ciri khas negara indonesia, hewan ciri khas indonesia, ciri khas bahasa indonesia, ciri khas, ciri khas bangsa indonesia, ciri khas provinsi di indonesia, makanan ciri khas indonesia, ciri khas masyarakat indonesia