Pacitan

Cinta Ditolak Sepupu Bertindak

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Cinta tak bisa dipaksa. Seberapa dekatnya hubungan, bila tiada rasa dari salah satu pihak, percuma belaka. Cinta bertepuk sebelah tangan itulah yang menggelapkan batin Irvana Muslim.

Pria 23 tahun itu tega menghabisi nyawa DAS yang tak lain sepupu tirinya sendiri. Remaja 20 tahun itu bahkan sempat dicabuli sebelum jenazahnya ditinggal pergi dari tepi Pantai Pathok Kowang, Tamperan, Sidoharjo, Pacitan, Kamis (5/8).

Kamis pagi, kedua sanak famili itu sempat ke wilayah kota untuk memperpanjang surat tanda nomor kendaraan (STNK). Sebelum pulang ke rumah, keduanya memutuskan piknik. Lantaran tak satu pun destinasi wisata buka di masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), akhirnya mampir Pantai Pathok Kowang dekat Pelabuhan Tamperan. ‘’Sempat ke Watukarung dan Bukit Sentono Gentong, tapi tutup. Akhirnya ke Pathok Kowang,’’ kata Kapolres Pacitan AKBP Wiwit Ari Wibisono, Minggu (8/8).

Puas mengabadikan gambar di sudut Teluk Pacitan itu, Irvana yang tak sengaja mendapati foto pria di handphone DAS naik pitam. Maklum, beberapa kali Irvana menyatakan rasa cintanya namun ditolak sepupu tirinya itu. Keduanya pun cekcok. Pelaku yang kesetanan lantas memukul kepala korban menggunakan batu berulang kali. ‘’Dipukul lima kali di dahi sampai tembus kepala bagian belakang,’’ urai Kapolres.

Setelah korban tak sadarkan diri, pelaku masih nekat mencabuli. Usai melampiaskan aksi bejatnya, tubuh korban ditinggal sendirian. ‘’Sempat dicekik juga setelah dicabuli pakai tangan. Pelaku ingin memastikan korban sudah meninggal,’’ bebernya.

Sehari berselang, tubuh korban yang setengah telanjang itu ditemukan pencari rumput setempat, Purwanto. Polres, polairut, dan badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) bergegas mengevakuasi korban. Polisi bergerak cepat melakukan pelacakan. ‘’Pelaku sempat kabur ke Subang, Jawa Barat. Pelaku menyerahkan diri ke polsek setempat. Kurang dari 24 jam kasus ini terungkap,’’ tutur Kapolres. (gen/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button