Madiun

Cerita di Balik Video Pemenang Giveaway HUT Radar Madiun (1)

Sejumlah kisah menarik mengiringi pembuatan video yang berhasil memenangi giveaway HUT ke-20 Radar Madiun. Tak terkecuali  video karya Vincentius Chrisna yang terpilih sebagai juara III.

————–

NUR WACHID, Madiun, Jawa Pos Radar Madiun

DUA puluh tahun berkarya, merangkul rakyat dengan inspirasi dan aspirasi. Narasi pembuka itu kemudian diikuti objek berupa patung pecel di salah satu sudut kota. Berlanjut suasana Balai Kota Madiun di pagi hari. Pada menit pertengahan, terdapat adegan seorang perempuan berjalan mengambil koran yang tergeletak di sebuah ayunan. Lalu, dibacanya koran itu.

Menjelang akhir, video menampilkan kantor Jawa Pos Radar Madiun di Jalan D.I. Panjaitan. Tetap menjadi yang teraktual dan terakurat, selalu menjadi sarana inspirasi dan aspirasi menjadi narasi penutup video tersebut.

Video karya Vincentius Chrisna itu terpilih sebagai juara III giveaway HUT ke-20 Radar Madiun yang digelar Radar Madiun Digital melalui Instagram. ‘’Nggak menyangka jadi salah satu pemenang. Bagi saya, yang lebih penting mempersembahkan karya untuk Radar Madiun karena setiap hari saya terus membaca informasi di koran tepercaya ini,’’ kata Vincen, sapaan akrab Vincentius Chrisna.

Siapa sangka pula, Vincen membuat video tersebut dalam kondisi serba terbatas. Warga Jalan Thamrin, Kota Madiun, itu hanya menggunakan smartphone miliknya, plus uang Rp 15 ribu untuk membeli koran. ‘’Modelnya istri sendiri,’’ lanjutnya.

Proses pengambilan gambar dilakukan seharian penuh dengan mengambil lokasi ikonik di Kota Madiun. Meski hanya berdurasi sekitar satu menit, untuk membuat video itu Vincen harus mengambil take hingga 20. Dari jumlah itu lantas diseleksi dan digabungkan menjadi 16.

Proses editing juga memakan waktu seharian. Sebab, Vincen juga harus membagi waktu dengan pekerjaannya. Pun, membutuhkan kejelian. Terutama saat menggabungkan satu take dengan take yang lain. Pria yang akrab dengan dunia videografi sejak SMK itu juga mesti berulang kali membacakan narasi dalam video itu.

Usai proses editing, Vincen tidak langsung mengunggah di akun Instagram-nya. Melainkan terlebih dulu mengecek kembali video itu berulang kali. Saat menemukan ada kekurangan langsung diperbaiki. ‘’Terima kasih Radar Madiun, semoga terus menjadi inspirasi dan media aspirasi masyarakat,’’ ucapnya. ***(isd/c1/bersambung)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close