Ngawi

Cemburu, Suami Tega Aniaya Istri

Tuding Korban Memiliki PIL

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Terbakar api cemburu membuat HS, warga Dusun Jati, Desa Jatipuro, Karangjati, gelap mata. Pria 51 tahun itu tega menganiaya Sum, istrinya, 50, hingga beberapa bagian tubuhnya memar dan lebam. Meski begitu, awalnya korban berusaha menutupi kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) tersebut.

Kasus KDRT itu baru terkuak setelah kakak ipar korban bertamu pada 6 Februari lalu. Saat itu sang tamu kaget mendapati kelopak mata Sum lebam. Namun, ketika ditanya, korban menyatakan tidak terjadi apa-apa dan dia dalam kondisi baik-baik saja. ‘’Akhirnya kakak ipar korban melapor ke polsek,’’ kata Kapolsek Karangjati AKP Suyadi Rabu (19/2).

Keesokan harinya, pihaknya mendatangi rumah terlapor. Setelah mengetahui kondisi Sum, petugas berinisiatif membawa korban untuk berobat. Namun, HS tidak mengizinkan. ‘’HS berdalih tidak terjadi apa-apa terhadap istrinya. Tapi, sorenya kami diam-diam membawanya ke RSUD Ngawi,’’ bebernya. ‘’Selanjutnya HS kami mintai keterangan sebelum akhirnya dilakukan penahanan,’’ imbuh kapolsek.

Hasil penyelidikan, pelaku tega menganiaya korban akibat cemburu lantaran dituding ada pria idaman lain (PIL) di balik biduk rumah tangganya. Pun, aksi penganiayaan itu kerap dilakukan HS terhadap istrinya selama satu bulan terakhir. ‘’Korban mengaku dituduh selingkuh oleh suaminya,’’ kata Suyadi.

Hasil pemeriksaan medis, korban mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya. Mulai pipi, mata, hingga telinga terlihat lebam. ‘’Korban menjalani perawatan di RSUD Ngawi selama empat hari,’’ paparnya.

Suyadi menambahkan, selama ini keluarga HS cenderung tertutup dengan lingkungan sekitar. Pun, Sum jarang bergaul dengan tetangganya. Diketahui, keluarga tersebut pernah memiliki usaha pabrik rokok sebelum akhirnya gulung tikar. ‘’Kasus ini masih kami kembangkan,’’ pungkasnya. (mg1/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close