Ngawi

Cegah Penyebaran Covid-19, Awasi Ketat Wilayah Perbatasan

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Berbagai upaya dilakukan untuk menghadang penyebaran Covid-19 ke Jawa Timur. Salah satunya mengawasi ketat wilayah yang berbatasan langsung dengan Jawa Tengah. ‘’Misalnya di Mantingan, dilakukan pemeriksaan suhu tubuh dan penyemprotan cairan disinfektan,’’ kata Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Budi Indra Dermawan Rabu (1/4).

Budi menuturkan, di beberapa wilayah perbatasan Ngawi sudah ditentukan sejumlah titik penyekatan. Di antaranya, perbatasan Ngawi-Sragen, Desa Keras, Banyu Urip, dan Karangjati. ‘’Wilayah perbatasan Mantingan dan barat rest area Km 575, penjagaan diperketat karena merupakan pintu masuk utama ke wilayah Jawa Timur melalui jalur darat,’’ ujar Budi yang kemarin sengaja turun gunung ke Ngawi.

Sementara itu, imbauan pemerintah bagi para perantau agar menunda pulang kampung tidak berjalan mulus. Buktinya, sejumlah warga Ngawi yang mengais rezeki di ibu kota nekat mudik. ‘’Yang terdeteksi turun di terminal ini ada 17 orang,’’ kata Kepala UPT Terminal Kertonegoro Ngawi Ali Imron Hariyadi.

Ali menjelaskan, setelah didata mereka menjalani strerilisasi di bilik yang telah disiapkan di Terminal Kertonegoro. Pun, diimbau melakukan karantina mandiri di rumah selama 14 hari ke depan. ‘’Untuk yang turun di luar area terminal, itu bukan kewenangan kami,’’ ujarnya.

Meski begitu, Imron menyebut tren jumlah penumpang di terminal terus mengalami penurunan dari hari ke hari. Kemarin, misalnya, hanya tercatat sekitar 900 orang. Padahal, dalam kondisi normal bisa mencapai 8 ribu. ‘’Terpantau juga ada warga Ngawi yang justru melakukan perjalanan ke Jakarta yang saat ini ditetapkan sebagai wilayah zona merah,’’ ungkapnya. (mg1/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close