Magetan

Cegah Banjir, BBWSB dan warga Desa Jajar Bersih-Bersih Kali

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Musim kemarau dimanfaatkan petugas untuk bersih-bersih sungai. Kondisi air yang surut mempermudah pekerjaan petugas. Misalnya, yang terlihat di Kali Ulo Jumat (15/11). Sejumlah petugas dari Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSB) dan warga Desa Jajar, Kartoharjo terlihat sibuk mengumpulkan sampah-sampah yang berada di dasar sungai.

Koordinator aksi bersih-bersih sampah di Kali Ulo, Andra Yuvi Wanditra menyatakan, curah hujan yang rendah pada musim pancaroba saat ini dimanfaatkan untuk bekerja secara maksimal. Kondisi Kali Ulo yang diketahui mengalami pendangkalan langsung dibersihkan. Dengan begitu, saat hujan turun, volume air yang tertampung ikut bertambah. ‘’Mumpung ini belum ada airnya, kami bersihkan sekalian,’’ katanya.

Dia mengatakan, aksi itu merupakan inisiatif warga setempat. Supaya banjir yang menerjang desa mereka pada awal tahun 2019 tidak kembali terulang. ‘’Karena sungai terlihat kotor, mereka berinisiatif bersih bersih,’’ ujarnya.

Setidaknya ada 30 orang yang menyisir sampah di Kali Ulo. Material sampah seperti batang pohon, plastik, popok bayi dibersihkan dan diangkut ke bak sampah. Selain itu, mereka juga memasang banner yang isinya bertuliskan tentang larangan membuang sampah di sungai. ‘’Semua kembali lagi kepada kesadaran masyarakat masing-masing,’’ ungkap Andra.

Disinggung soal rencana normalisasi Kali Ulo, Andra enggan berkomentar panjang lebar. Sebab, kewenangan berada pada BBWSBS. Dia cenderung mengajak masyarakat untuk melakukan penghijauan di bantaran sungai. (fat/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button