Madiun

Catatan Perjalanan Umrah Ladima Keberangkatan 23 November 2019 (5/Habis)

Jamaah Bayar Hemat, Hotelnya Dekat

Didampingi owner mulai dari tanah air hingga Tanah Suci. Jamaah pun tenang dan nyaman selama dalam perjalanan umrah. Berikut catatan yang ditulis Pimpinan Ladima Tour & Travel H SOENARWOTO.

========================

WIWIEK Susiloningtyas menemui Hj Arie Juwariah, owner Ladima. Setelah dua hari tinggal di Madinah Al Munawarah, ibu itu dengan serius menyampaikan ingin pindah grup. Dari grup Barokah ke grup Gemuyu. Alasannya, dia mendapat kabar hotel jamaah grup Barokah selama di Makkah mencapai satu kilometer dari Masjidilharam. Jauh.

‘’Saya ini sudah tidak muda. Saya tidak kuat jalan kaki, jika nanti di Makkah hotelnya jauh. Saya ingin hotelnya seperti di Madinah yang dekat Masjid Nabawi. Untuk itu, saya minta pindah grup Gemuyu. Hotelnya dekat dengan Masjidilharam,’’ pinta Bu Wiwiek, jamaah grup Barokah asal Kelurahan Patihan, Ponorogo, ini.

Mendengar permintaan ini Mbak Arie hanya tersenyum. Lalu merangkul tubuh ibu itu penuh keakraban. ‘’Mohon maaf, siapa yang ngendikan begitu, Bu Wiwiek? Hotel grup Barokah mencapai satu kilometer lebih itu,’’ tanya Mbak Arie dengan nada datar.

Bu Wiwiek langsung menjawab kabar itu datang dari orang-orang. Tapi, entah siapa orang yang dimaksud.

‘’Itu tidak benar, Bu. Insya Allah, kami tidak pernah menginapkan jamaah di hotel yang jaraknya satu kilometer. Apalagi lebih. Insya Allah, kami selalu menginapkan di hotel yang dekat masjid meskipun jamaah bayarnya hemat,’’ jelas Mbak Arie tersenyum.

Bahkan, grup Barokah kali ini benar-benar dapat berkah. Di Makkah lokasi hotelnya dekat Masjidilharam. Yakni, Hotel Makkah Tower (Hilton). Makkah Tower termasuk hotel bintang lima. Hotel ini terbilang nol kilometer dari halaman Masjidilharam.

Mbak Arie juga menjelaskan pindah hotel itu juga tidak gampang prosesnya. Sebab, booking atau pesan jauh-jauh hari. Tidak bisa diubah mendadak. Apalagi sudah sampai di Tanah Suci. Jika jamaah memaksa ingin pindah hotel bisa, tapi harus bayar mahal sesuai tarif hotel yang terpublikasi pada hari itu.

Sedangkan uang untuk booking tidak bisa di-refund atau tidak bisa diminta kembali. Hangus. Begitu pula tiket pesawat. ‘’Ini yang perlu diketahui jamaah. Sebelum berangkat, jamaah sudah harus jauh-jauh hari menetapkan pilihannya. Pilih ikut grup Barokah, Gemuyu, Happy, atau Anti-Capek. Karena masing-masing paket beda fasilitas hotelnya,’’ jelas Mbak Arie.

Bu Wiwiek akhirnya mengerti. Dia pun tidak ingin pindah ke grup lain. Apalagi, setelah tahu hotel grup Barokah di Makkah di depan Masjidilharam. Bukan hanya Bu Wiwiek. Seluruh jamaah grup Barokah juga senang dan puas. Sebab, di Madinah dan Makkah hotelnya dekat Masjid Nabawi dan Masjidilharam. Sehingga, seluruh jamaah bisa melaksanakan ibadah dengan optimal di Tanah Suci.

‘’Hotel kita malah sangat dekat. Ini di-upgrade melebihi hotelnya grup Gemuyu. Dekat Masjidilharam. Sehingga grup kita ini namanya jadi grup kemekelen. Karena saking senangnya semua jamaah,’’ canda Mochamad Adi Saputra, wartawan Memorandum yang ikut umrah rombongan grup Barokah.

Melihat kenyataan pelayanan ini,  banyak jamaah ingin pergi umrah lagi dengan Ladima. ‘’Brand Ladima memang sangat mengena. Lancar di mana-mana. Mulai manasiknya di Hotel Aston dengan makan prasmanan, di Bandara Juanda makan prasmanan di lounge, di Jeddah diajak makan prasmanan di rumah makan Indonesia. Hotel di Madinah dan Makkah di depan masjid. Ini yang bikin kami sekeluarga senang,’’ kata Imron Rosyadi Jambari, kepala PLN Unit Pelayanan (ULP) Madiun Kota.

Apalagi perjalanan dari tanah air hingga Tanah Suci selalu didampingi owner-nya. Ini bikin tenang dan nyaman jamaah. Bukan sekadar mendampingi, tapi juga menjalin kekeluargaan dan ramah dengan jamaah. Ini bikin jamaah tambah senang.

‘’Orang tua saya yang sudah dulu pergi umrah dengan Ladima berpesan, jika saya umrah disuruh daftar di Ladima. Sesuai amanah orang tua itu, kini saya berlima bersama istri dan tiga anak umrah dengan Ladima. Memang mantap pelayanannya. Seluruh keluarga senang dan puas. Insya Allah, tahun depan umrah lagi dengan Ladima,’’ ujar Imron. Aamiin.*** (don/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button