Madiun

Cara Menghargai Musik Menurut Ario Sabrang Damar Panuluh

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Mendengarkan musik lewat streaming tak cukup memuaskan telinga Ario Sabrang Damar Panuluh. Pemuda asal Munggut, Wungu, Kabupaten Madiun, itu mengoleksi ribuan kaset pita dan compact disk (CD) musik berbagai subgenre rock sejak 2012 silam.

Rak setinggi 1,2 meter di salah satu sudut rumah Ario kini semakin menjulang. Ada ribuan kaset pita dan CD berbagai subgenre rock terpajang di rak tersebut. ‘’Hampir semuanya musik rock,’’ kata pemuda 27 tahun itu.

Ario memulai petualangannya mengoleksi album fisik sejak 2012. Keinginan mengoleksi kaset sudah sejak SMA. Namun, baru terealisasi ketika Ario mulai duduk di bangku kuliah. Pendapatan dari hasil bekerja freelance digunakan sebagai modal berburu album fisik. ‘’Karena sudah punya penghasilan sendiri, akhirnya bisa merealisasikan keinginan,’’ ujarnya.

Hampir semua subgenre rock ada di rak Ario. Dia telah mengoleksi tak kurang dari 300 album musik metal dan 250-an musik hard core. ‘’Sebagian besar rock, tapi ada juga pop dan lainnya. Totalnya ada seribuan,’’ ungkapnya.

Merawat album fisik bukan perkara gampang. Ario perlu memastikan seluruh kaset pita dan CD di raknya bebas dari jamur. Karena itu, ribuan kaset itu sengaja ditempatkan di rak terbuka. ‘’Kalau terlalu lembap bisa muncul jamur,’’ sebutnya.

Bukan tanpa sebab Ario berusaha merawat dengan baik ribuan koleksinya. Sebab, berbagai album fisik itu didapat lewat jerih payah dan perjuangan yang penuh kesan. Saat berkuliah di Surabaya, dia sampai harus bolak-balik Malang atau Solo untuk berburu kaset. ‘’Jauh lebih puas mendengarkan lewat kaset pita atau CD. Dibandingkan streaming, dengan cara ini ada benda fisik yang bisa dipegang. Selain itu, banyak informasi yang disampaikan musisi lewat album fisiknya,’’ terang Ario. (mg5/c1/naz)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button