MadiunPolitik

Capres Jokowi Unggul di Wilayah Madiun Raya

MADIUN – Peta suara calon presiden (capres) Joko Widodo versus Prabowo Subianto antara pemilu presiden (pilpres) 2014 dengan 2019 di Madiun Raya nyaris sama dan sebangun. Pasangan calon (paslon) 01 (Jokowi-Ma’ruf Amin) sesuai perhitungan sementara unggul.

Data yang diolah tim litbang Radar Madiun dari berbagai sumber, pasangan calon (paslon) 01 (Jokowi-Ma’ruf Amin) sementara menang di wilayah Kota Madiun, Ponorogo, Magetan, dan Ngawi. Sedangkan paslon 02 (Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno) berhasil menang di Pacitan. Hasil itu sama ketika Prabowo berpasangan dengan Hatta Rajasa pada pilpres 2014. Prabowo unggul jauh dari Jokowi di bumi kelahiran SBY. Untuk Kabupaten Madiun, data perhitungan sementara sampai tadi malam belum berhasil diperoleh. (Selengkapnya lihat grafis, Red)

Data yang muncul sekarang memang belum bersifat final. Sebab, perhitungan suara di tingkat KPU sesuai jadwal dilakukan pada 20 April sampai 7 Mei mendatang.  Seperti real count versi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Madiun kemarin pukul 17.29, perolehan suara capres petahana itu terpaut jauh dari paslon 02. Grafik data yang dihimpun oleh petugas caraka, pasangan 01 memperoleh suara 67.558 suara atau sekitar 69,97 persen. Sedangkan, paslon 02 mendulang 27.287 suara atau 28,26 persen.

Angka penghitungan yang masuk baru sekitar 81,16 persen. Seperti diketahui sistem penghitungan (citung) cepat oleh petugas caraka itu mengandalkan catatan formulir C1 di setiap TPS. ’’Hasil sah penghitungan suara adalah rekapitulasi yang dilakukan oleh KPU,’’ kata Komisioner KPU Kota Madiun Wisnu Wardhana kemarin (17/4).

Kendati demikian, dengan hasil real count versi bakesbangpol itu, Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) 01 Kota Madiun, Moechid Soetono menyebut kemenangan pasangan capres Jokowi-Ma’ruf dalam pemilu 2019 tinggal dikukuhkan. Meski begitu, pihaknya tetap menghormati proses rekapitulasi suara yang kini masih dilakukan KPU. ’’Kami memang sudah pasti menang (hasil dari quick count secara nasional, Red). Tapi, bagaimanapun kami tetap menunggu hasil resmi dari KPU,’’ ujar politikus Partai Nasdem itu.

Saat ini proses rekapitulasi masih berlangsung. Penghitungan masih berada di tingkat kecamatan. KPU mengestimasikan penghitungan untuk pemilihan presiden (pilpres) di kecamatan berlangsung sampai 20 April. Namun, tidak tertutup kemungkinan rekapitulasi selesai lebih cepat. Kemarin masing-masing TPS sudah menyelesaikan penghitungan suara hampir 90 persen.

Sebelumnya, Ketua BPD 02 Kota Madiun Bambang Wahyudi mengaku hasil penghitungan yang dilakukan oleh Bakesbangpol belum bisa dijadikan patokan. Sebaliknya, pihaknya lebih memilih rekapitulasi yang dilakukan oleh KPU Kota Madiun. ’’Kami meminta kepada tim yang bertugas di lapangan untuk tidak percaya 100 persen dengan hasil hitung cepat. Sebaliknya, kami meminta kepada mereka untuk menjalankan tugas masing-masing sambil menunggu rekapitulasi dari KPU,’’ ungkap politikus Partai Gerindra tersebut. (her/ota)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button