Ponorogo

Butuh Uang, Pemuda Ini Nekat Jual Satwa Dilindungi

Empat Ekor Burung Gagal Pindah Tangan

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Jangan kira masa pandemi Covid-19 melengahkan polisi terhadap aksi kriminalitas. Buktinya, Polres Ponorogo mengamankan Ari Ariyanto, warga Manguharjo, Kota Madiun, Senin malam (27/4). Diduga laki-laki 27 tahun itu hendak menjual empat ekor satwa dilindungi di wilayah Bumi Reyog. ‘’Ini pembelajaran kepada masyarakat untuk tidak memelihara atau memperjualbelikan satwa dilindungi,’’  kata Kapolres Ponorogo AKBP Arief Fitrianto Rabu (29/4).

Empat jenis burung dilindungi diamankan. Yakni, dua ekor burung kakaktua jambul kuning bernama latin Cacatua sulphurea, seekor nuri kepala hitam (Lorius iory), dan seekor nuri kepala merah (Eos bornea). ‘’Seluruhnya dikategorikan satwa langka dan dilindungi negara,’’ jelasnya.

Arief menyebut, Ari baru sekali ini menjual satwa dilindungi. Keempat ekor burung eksotis itu didapat dari salah satu pasar hewan di seputaran Madiun. ‘’Tersangka memiliki empat satwa dilindungi itu karena hobi sejak tujuh tahun terakhir,’’ ungkap kapolres.

Pengungkapan kasus tersebut bermula dari unggahan Ari di media sosial. Dia berniat menjual keempat burung itu karena BU (butuh uang). Berangkat dari unggahan tersebut polisi berhasil menangkap Ari berikut barang bukti di wilayah Ponorogo. Harganya fantastis. ‘’Per ekor antara Rp 2 juta sampai Rp 3 juta. Burung ini tergolong langka dan dilindungi,’’ bebernya.

Dalam melaksanakan penindakan, polisi berkoordinasi dengan balai konservasi sumber daya alam (BKSDA). Ari dijerat UU 5/1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Arief menjelaskan, dalam UU tersebut siapa pun dilarang memperjualbelikan satwa langka dan dilindungi. Bahkan, mengangkut atau menyimpan sekalipun. ‘’Ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara dan denda Rp 100 juta,’’ tutur Arief. (naz/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close