Mejayan

Butuh Setengah Miliar Amankan Pilkades Serentak di Kabupaten Madiun

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Kabupaten Madiun tahun ini masih tarik ulur. Di satu pihak, pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) resmi menunda hingga Oktober mendatang. Di pihak lain, DPRD setempat mendesak tetap digelar tahun ini.

Namun, apa pun yang terjadi, pemkab menyatakan siap jika tidak ada perpanjangan penundaan karena pandemi Covid-19. Berbagai uba rampe telah disiapkan. ‘’Tapi, untuk pos pengamanan belum dianggarkan di 2021 ini,’’ kata Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Bakesbangpoldagri) Kabupaten Madiun Sigit Budiarto, Selasa (17/8).

Total 143 desa yang bakal menggelar pesta demokrasi. Sigit memperkirakan butuh anggaran Rp 500 juta untuk mengantisipasi kejadian tak diinginkan selama tahapan pilkades serentak. ‘’Anggaran sekitar Rp 500 juta itu asumsinya untuk mendukung pengamanan pilkades serentak,’’ ujar Sigit. (den/c1/sat/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button